Satgas Nataru Antisipasi Lonjakan Permintan BBM

Editor: Koko Triarko

MALANG – Mengantisipasi melonjaknya permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG), Pertamina melalui Satgas Nataru, melakukan berbagai langkah untuk memenuhi pasokan BBM selama Natal dan Tahun Baru 2019.

Penjabat Sementara Operation Head Terminal Bahan Bakar Minyak Malang, Nilam Permatasari, menyebutkan, estimasi puncak arus mudik natal dan tahun baru di kota Malang adalah weekend sebelum natal, dan weekend sebelum tahun baru.

“Sebenarnya per hari Senin kemarin sudah masuk liburan anak-anak, sehingga mulai weekend kemarin permintaan BBM sudah mulai naik,” sebutnya, saat memberikan pemaparan di hadapan Wali Kota Malang, di TBBM Malang, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Satgas Nataru telah menyiapkan berbagai langkah, di antaranya memastikan distribusi BBM ke SPBU tidak ada yang kritis atau kosong, dengan siaga penuh operasional 24 jam.

Selama Natal dan Tahun Baru 2019, hari Minggu TBBM Malang diwajibkan tetap beroperasi.

“Sebenarnya di hari Minggu, kami off operasional dan digunakan untuk perawatan. Tapi, untuk satgas natal dan tahun baru, mengantisipasi jika ada permintaan yang melonjak, maka kami standby buka penyaluran di hari Minggu. Terutama di weekend sebelum natal dan tahun baru,” jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalur tempat wisata, pengiriman BBM dilakukan lebih pagi dan menyediakan SPBU kantong, bila dibutuhkan.

“Menjalin komunikasi dengan pihak terkait untuk memonitor daerah rawan kemacetan, dan meng-update informasi terkait jalan alternatif, bila terjadi bencana alam dalam pendistribusiaan BBM,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk memastikan ketersediaan LPG selama Natal dan Tahun Baru 2019, TBBM Malang akan menerapkan agen siaga dan pangkalan siaga yang siap memenuhi kebutuhan LPG masyarakat.

Disebutkan, pada 2017 terjadi anomali, khususnya di wilayah Kota Malang pada Natal dan Tahun Baru, tren sales justru menurun di bawah 100 persen.

“Jadi, kalau kita bicara Malang Raya, meliputi Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang, tren sales yang turun di Kota Malang. Sedangkan untuk wilayah Kota Batu dan Kabupaten Malang, cenderung naik sampai tujuh persen,” ucapnya.

Meskipun demikian, di Kota Malang tetap akan ada penambahan penyaluran, maksimal sebesar 10 persen, untuk mengantisipasi terkait natal dan tahun baru,  walaupun tren sales-nya cenderung turun.

Lihat juga...