Sebagian Warga Sukaraja Bandarlampung Masih Mengungsi

Ilustrasi - anak anak terdampak tsunami Selat Sunda. Foto: Henk Widi

BANDARLAMPUNG — Sejumlah warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Bumi Waras Kota Bandarlampung masih mengungsi ke tempat aman, dan baru akan kembali jika sudah ada instruksi resmi bahwa keadaan benar-benar aman.

Jaelani, warga Sukaraja yang juga berprofesi sebagai nelayan payang saat ditemui mengatakan, separuh warga di daerahnya sudah mengungsi sejak hari pertama kejadian tsunami.

“Masih ada sebagian warga yang tidak mengungsi karena hanya menganggap air pasang sebagai hal biasa,” katanya.

Jaelani juga menjelaskan bahwa pada hari pertama dia sekeluarga langsung mengungsi namun pada Selasa (25/12) sudah kembali ke rumah, karena menurutnya situasi sudah aman.

Ia mengaku mengungsi bersama keluarganya karena ada pernyataan dari pemerintah untuk menjauh dari pantai, tidak mau harus mengungsi demi kebaikan semuanya terutama keluarga.

Salah satu warga setempat Hera mengatakan, terkait adanya imbauan untuk menjauhi area pesisir pantai sejauh 500 meter, dia selalu mengikuti instruksi yang terbaik dari pemerintah.

“Ya saya sudah tau dari televisi semalam, tapi saya pulang dulu baru nanti malam mengungsi lagi,” katanya.

Hera juga menjelaskan bahwa dirinya dan keluarga memang sudah mengungsi dari hari pertama hingga kini, dan akan pulang dan tinggal di rumah bila sudah ada instruksi dari pemerintah bahwa kondisi sudah benar-benar aman.

Ia mengatakan, warga sekitar sempat panik melihat air yang tiba-tiba naik ke pos ronda yang berjarak sekitar 10-20 meter dari laut.

“Siapa yang tidak panik melihat air dengan cepat naik mas,” katanya. [Ant]

Lihat juga...