Selama November, 26 Rumah di Madiun Rusak Karena Bencana

154
Ilsutrasi rumah korban angin ribut - Dok CDN

MADIUN – BPBD Kabupaten Madiun, Jawa Timur mencatat, 26 rumah warga rusak, diterjang bencana angin puting beliung. Jumlah tersebut, akumulasi dari kejadian selama November 2018.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Supriyanto, mengatakan, dari 26 rumah yang rusak tersebut, enam rumah diantaranya rusak berat dan 20 rumah sisanya rusak ringan. “Sebagian besar rumah yang rusak itu merupakan bangunan tua, terbuat dari kayu, yang kondisinya memang sudah lapuk. Jadi saat ada angin kencang roboh,” jelasnya, Sabtu (8/12/2018).

Puluhan rumah warga yang rusak tersebut, tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun. Sejumlah kawasan di  Madiun, yang rawan terkena bencana angin puting beliung, diantaranya, Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Saradan, dan Jiwan. Untuk meminimalisir terjadinya korban, BPBD Kabupaten Madiun mengimbau, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, setelah mulai memasuki musim hujan sejak November lalu.

BPBD mengingatkan warga, agar pohon-pohon di dekat rumah yang rawan tumbang, dan waktunya dipotong, untuk segera dipangkas. Warga juga diminta, untuk menekan jumlah korban bencana dengan keluar dari bangunan rumah, jika hujan deras diikuti dengan angin kencang terjadi. Hasil pemetaan BPBD Kabupaten Madiun, pada dasarnyaseluruh wilayah di Kabupaten Madiun tergolong rawan bencana, saat musim hujan berlangsung. Wilayah yang rawan terjadi angin puting beliung di antaranya, Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Jiwan, Madiun, Geger, dan Saradan. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...