Seniman Betawi Studi Banding Pelestarian Budaya ke Bali

GIANYAR — Sejumlah budayawan dan seniman dari Lembaga Kebudayaan Betawi belajar pelestarian dan pengembangan budaya ke Bali, karena Pulau Dewata dianggap paling maju dalam hal tersebut.

“Pada tahun 2015, sudah dibuatkan perda yang mengatur hal tersebut, namun kami rasa masih kurang sehingga kami studi banding lagi ke Bali,” kata Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi Becky Mardani di kediaman Wagub Bali, di Puri Agung Saren, Ubud, Gianyar, Minggu (23/12/2018).

Lembaga Kebudayaan Betawi, lanjut Becky, merupakan sebuah organisasi nonpemerintah yang mewadahi sekitar 76 seniman dan budayawan Betawi.

“Kami merupakan mitra Pemprov DKI yang concern tentang kebudayaan dan kesenian Betawi,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya ingin pengembangan budaya Betawi bisa menarik wisatawan, sehingga DKI Jakarta bisa menjadi daya tarik wisata juga di bidang kebudayaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), mengatakan kesenian dan kebudayaan sudah menyatu dengan masyarakat Bali sehingga hal itu menjadi modal utama menarik wisatawan ke Bali.

Lihat juga...