Sepanjang 2018, Usaha Anggota KSU Derami Merangkak Naik

Editor: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatera Barat, patut berbangga, karena anggota koperasi yang tersebar di sejumlah Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Padang, terbilang pada kondisi yang stabil dalam menjalani usahanya.

Ketua KSU Derami Padang, Sayu Putu Ratniati, mengatakan, mengingat tahun 2018 ini kredit macet terbilang cukup rendah yakni berada di angka kurang dari 3 persen, maka berdampak kepada kondisi perkembangan usaha masyarakat yang menjadi anggota koperasi.

Ia menjelaskan, anggota koperasi yang tersebar di sejumlah Posdaya yang mencapai 2.560 lebih, dari laporan yang ada usaha mereka di tahun 2018 ini lagi tren berkembang dengan baik. Bukti yang bisa ditunjukkan itu yakni jumlah pinjaman modal usaha yang tercatat di Tabur Puja,  jumlahnya telah mencapai tahap pinjaman Rp3 juta hingga Rp5 juta.

“Jadi dengan adanya peningkatan pinjaman itu, usaha – usaha dari anggota kita dari awalnya yang misalnya hanya punya satu mesin jahit, sekarang sudah bisa menambah satu mesin jahit lagi. Dengan demikian, pemasukan yang diperoleh bagi anggota yang menjalani usaha menjahit itu, akan bertambah,” katanya, Minggu (30/12/2018).

Begitu juga bagi usaha masyarakat yang di pasar, awalnya hanya berjualan cabai merah. Sekarang sudah bisa menambah jualannya seperti sayur, bawang, dan komoditas lainnya. Artinya, secara kategori, hadirnya Tabur Puja di Posdaya, telah mengangkat status sosial masyarakat, dari prasejahtera menjadi sejahtera I.

Menurutnya, sejauh ini persoalan persentase seberapa banyak masyarakat yang telah berhasil meningkatkan usaha yang dijalani, diperkirakan mencapai 60 persen lebih dari jumlah anggota yang melebihi 2 ribu orang.

Kata dia, usaha yang dijalani orang anggota koperasi beragam, karena adanya posisi keberadaan dari Posdayanya. Sebut saja jika Tabur Puja ada di kawasan pantai, maka usaha rakyatnya banyak dari nelayan, istri nelayan yang menjalani usaha makanan, dan usaha warung kelontong.

Lihat juga...