Serda Daryo, Babinsa Pioner Instalasi Air Bersih di Desa Klinting

Editor: Mahadeva WS

BANYUMAS – Desa Klinting, yang terletak di Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, adalah desa yang terletak di dataran tinggi. Hal itu menjadikan daerahnya, hingga kini belum terjangkau layanan PDAM.

Sementara, upaya untuk membuat sumur di daerah tersebut juga sulit dilakukan. Sebuah sumur bor, bisa mencapai kedalaman hingga 80 meter untuk menemukan sumber air. Sementara saat kemarau, sumur juga tidak lagi mengeluarkan air bersih. Namun, kini kesulitan tersebut sudah tidak lagi dirasakan warga Desa Klinting. Kondisi tersebut, bermula dari rasa keprihatinan Serda Daryo, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang menjadi pioner instalasi air bersih di daerah tersebut.

Rasa sedih, saat ada seorang warga yang meninggal dunia, dan warga kesulitan memandikan jenazah, karena tidak ada air bersih. Mata air yang airnya terus mengalir di desa tersebut letaknya cukup jauh dari perkampungan warga. ʺWaktu itu akhir 2010, ada warga meninggal karena sakit kanker payudara. Dan warga kesulitan mencari air untuk memandikan jenasah. Saya sangat sedih dan terus berfikir bagaimana supaya warga tak lagi kesulitan air bersih,ʺ kata Serda Daryo, Rabu (19/12/2018).

Akhirnya dengan mengajak warga untuk bergotong-royong, Serda Daryo sukses mengalirkan air dari mata air mendekati perkampungan. Air dialirkan dengan menggunakan pipa-pipa paralon. Air bisa mengalir ke rumah warga, namun hanya bertahan dua bulan, karena infrastruktur pipa sering rusak. Pada awalnya, hanya 12 rumah bisa mendapatkan suplay air bersih. Sementara, warga di perkampungan atas, yang berjumlah 60 Kepala Keuarga (KK) juga meminta agar rumahnya bisa teraliri air bersih.

Lihat juga...