Sidalih Bermasalah, Penetapan DPTHP II, Ditunda

Editor: Satmoko

PURWOKERTO – Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan II (DPTHP II) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas ditunda, hingga melebihi batas waktu yang ditentukan KPU Pusat.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) KPU RI nomor 1429, batas akhir rekap DPTHP II maksimal Senin (10/12) pukul 24.00 WIB. Namun, akibat aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) yang bermasalah, hingga akhir batas waktu, upload ke aplikasi Sidalih belum selesai dilakukan.

Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Bawaslu Banyumas, Saleh Darmawan, Selasa (11/12) mengatakan, pihaknya merekomendasikan KPU Banyumas untuk berkonsultasi ke KPU Provinsi Jateng. KPU Banyumas harus menjelaskan tentang tidak selesainya penetapan DPTHP II sesuai jadwal.

ʺKita rekomendasikan untuk berkonsutasi ke KPU provinsi, karena bagaimanapun ini melebihi batas waktu yang ditentukan,ʺ terangnya.

Namun, lanjut Saleh, sepanjang keterlambatan ini karena aplikasi yang bermasalah dan bukan karena human error, sebenarnya tidak masalah. Secara manual pemutakhiran sudah selesai. KPU Banyumas juga masih mempunyai waktu untuk menyelesaikan upload DPTHP II hari ini. Diharapkan saat rekap data di KPU provinsi, semuanya sudah selesai.

Sementara itu, Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi, mengatakan, pleno penetapan DPTHP II yang seharusnya dilakukan Senin malam, memang ditunda karena masih ada 6 kecamatan yang belum selesai di-upload ke aplikasi Sidalih. Enam kecamatan yang belum di-upload yaitu Kecamatan Wangon, Rawalo, Kebasen, Somagede, Kembaran dan Banyumas.

Namun, KPU terus berupaya untuk menyelesaikan Sidalih. Hingga Selasa siang, tinggal satu kecamatan yang tersisa. KPU optimis bisa menyelesaikan upload DPTHP II pada hari ini. Hingga dijadwalkan pleno penetapan DPTHP II pada hari itu juga.

ʺJika upload ke aplikasi Sidalih sudah selesai semua, kita menggelar pleno hari ini. Dari pemutakhiran kedua ini, data pemilih dalam DPTHP II berkurang, dari sebelumnya 1.357.646 pemilih menjadi 1.350.994 pemilih,ʺ jelasnya.

 

Lihat juga...