Siswa Korban Gempa dan Likuifaksi di Sigi Masih Belajar di Tenda

Ilustrasi - Sejumlah pelajar belajar di dalam tenda. Dok CDN

PALU — Para siswa korban gempa bumi dan likuifaksi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tenggara hingga saat ini masih belajar di bawah tenda-tenda darurat bantuan pemerintah pusat dan United Nations Children’s Fund (Unicef).

Berdasarkan pantauan, Rabu, kegiatan belajar mengajar para siswa di SD Negeri I Lolu, Kecamatan Sigibiromaru masih tetap menggunakan tenda bantuan Unicef yang dipasang di halaman sekolah itu.

Semua bangunan sekolah hancur diterjang gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang memorak-porandakan totalnya 104 sekolah di daerah itu.

Meskipun belajar di bawah tenda dengan “melantai”, terlihat siswa-siswi tersebut bersemangat mengikuti pelajaran yang disampaikan guru mereka.

Begitu pula di SMP Negeri 1 Sigi, serta SD dan SMP Maranata, sebagian siswa belajar di ruangan yang tidak rusak dan sebagian lainya di tenda.

Kegiatan belajar dengan sarana dan prasarana yang darurat dan sederhana itu, sudah berlangsung selama dua bulan pascagempa.

Oleh karena kondisi belajar mengajar yang belum normal, pascabencana itu, jam kegiatan tersebut tidak sama dengan sebelum bencana alam.

“Jam 11.00 Wita siswa sudah pulang,” kata Ria, salah seorang siswi SMP Negeri I Lolu, Kecamatan Sigibiromaru.

Lihat juga...