Siti Hardiyanti Rukmana: Teladani Kesabaran Rasulullah

Editor: Satmoko Budi Santoso

528

JAKARTA – Hj. Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab pula disapa Mbak Tutut, bersilaturahmi dengan jamaah majelis taklim Faqihatuddin, di Masjid Darussalam, Fatmawati, Jakarta Selatan, dalam rangka perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Perayaan maulid begitu meriah. Selain kehadiran Mbak Tutut, juga dihadiri Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Raslina Rashidin caleg DPR RI Partai Berkarya, Aguy Kartasasmita caleg DPRD DKI, dan lainnya. Sebanyak 54 majelis taklim berkumpul di Masjid Darussalam, memeriahkan perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Mbak Tutut mengatakan bahwa dalam perayaan Maulid, peran Nabi Besar Muhammad SAW harus diikuti, diteladani, sesuai sifat dari Rasulullah. Mbak Tutut mengatakan, salah satu sifat Rasulullah, yaitu sabar.

Dirinya juga bercerita ketika sang ayah, sosok Presiden Soeharto ingin berhenti, semua anaknya dipanggil untuk mendengarkan petuah. Beliau menyampaikan agar semua anak sabar, menerima, dan tidak dendam dengan semua yang telah terjadi.

Hj. Siti Hardiyanti Rukmana – Foto Muhammad Fahrizal

“Almarhum Bapak Soeharto mengingatkan kita semua, anak-anaknya, agar mengikuti, menjalani, sifat-sifat yang dimiliki Rasulullah SAW. Apa yang dikatakan bapak agar anak-anak sabar dan tidak dendam merupakan cerminan dari sifat Rasulullah. Secara tidak langsung, bapak mengajarkan kepada anak-anaknya untuk mengikuti sifat dan teladan dari Rasulullah,” ucapnya, Sabtu (22/12/2018).

Dalam kesempatan itu juga Mbak Tutut berdialog, berbincang bincang, tanya jawab dengan para jamaah. Salah satunya, Ibu Maimunah yang sangat rindu akan kehidupan di zaman kepemimpinan Presiden Soeharto.

Kedatangan Mbak Tutut disambut suka cita jamaah – Foto Muhammad Fahrizal

Menutup tanya jawab, Mbak Tutut mengingatkan kembali kepada para jamaah agar senantiasa meneladani sifat sabar Nabi Muhammad SAW.

 

Baca Juga
Lihat juga...