Stasiun Kotabaru Malang Tambah Dua Rangkaian KA

Ilustrasi kereta api - Foto: Dokumentasi CDN.

MALANG – Stasiun Kotabaru Malang, menambah dua rangkaian Kereta Api (KA), mengantisipasi meningkatnya penumpang selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Dua rangkaian kereta tambahan tersebut, KA Eksekutif Gajayana relasi Malang-Gambir, dan KA Matarmaja relasi Malang-Senen.

“Dua kereta tambahan itu beroperasi mulai Jumat (14/12/2018). Ada satu set rangkaian untuk kereta eksekutif dan satu set rangkaian untuk kereta ekonomi. Keduanya tujuan Jakarta,” ujar Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Radne Anyarso Tulad, Sabtu (15/12/2018).

Untuk kapasitas tempat duduk kereta tambahan, total ada 1.200 kursi per hari. Pada momen libur Natal dan Tahun Baru, jumlah penumpang di Stasiun Kotabaru Malang diprediksi naik sekira tiga persen. Pada libur Natal 2017, jumlah penumpang mencapai sekira 105 ribu orang. Tahun ini, diprediksikan bisa naik menjadi sekira 107 ribu penumpang. Kemungkinan kenaikan jumlah penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.

Hal itu memperhitungkan, aktivitas sekolah di sebagian daerah sudah selesai, dan masuk masa libur semester. “Puncak kepadatan penumpang pada libur Natal akan terjadi pada 22 Desember 2018. Sedangkan saat momen libur Tahun Baru, puncak kepadatannya terjadi pada 1 Januari 2019,” tuturnya.

Menyinggung ketersediaan tiket, Radne mengemukakan, tiket tujuan Jakarta sudah terjual sekira 70 persen. Sedangkan untuk kereta jarak jauh lainnya, seperti tujuan Yogyakarta dan Bandung, rata-rata tiket sudah habis terjual. Untuk kereta api jarak jauh, penumpang sudah bisa memesan tiket sejak H-90 keberangkatan. Dengan demikian, sudah banyak yang membeli tiket. Sedangkan untuk tiket kereta jarak dekat masih tersedia.

Saat ini, KA Matarmaja tambahan telah beroperasi sejak 14 Desember 2018, dan akan beroperasi hingga 6 Januari 2019. KA Gajayana mulai diberangkatkan pada 21 Desember hingga 31 Desember 2018 dan 6 Januari 2019.

Sejak awal Desember, telah terjadi peningkatan jumlah penumpang, bahkan tiket KA Malabar relasi Malang-Bandung untuk tanggal 15 hingga 25 Desember telah ludes terjual. Berdasarkan data di Stasiun Malang, semua tiket KA rute Malang-Gambir pada 1 Januari telah kosong, sedangkan untuk tanggal 15 hingga 25 Desember hanya tersisa 10 persen dari total yang disediakan.

Data per 15 Desember 2018, tiket yang tersisa mulai tanggal 27-31 Desember dan 3 sampai 6 Januari 2019. “Harapan kami, dengan adanya tambahan dua rangkaian KA relasi Malang-Jakarta ini, penumpang bisa dengan mudah mendapatkan moda transportasi yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...