Stok Blanko KTP Elektronik di Bojonegoro, Menipis

Ilustrasi - Dok: CDN

BOJONEGORO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tetap melakukan pendataan warga yang melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik, meskipun stok keping blangko KTP-e, menipis.

“Dukcapil tetap melakukan pendataan warga yang melakukan perekaman KTP-e, bahkan termasuk yang ada di kecamatan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Bojonegoro, Andrianto, di Bojonegoro, Senin (24/12/2018).

Hal senada disampaikan Pejabat Kepala Dukcapil Bojonegoro, Tedjo Sukmono, bahwa warga yang mencari KTP-e tetap dilakukan perekaman, tapi tidak harus dibuatkan KTP-e, karena menipisnya stok keping blangko KTP-e.

“Terakhir hanya tersisa sekitar 450 keping blangko KTP-e. Tapi, warga yang sudah melakukan perekaman KTP-e yang sudah mendaftar bisa mencapai 650 warga per hari,” kata Andrianto.

Namun, dia mengaku tidak tahu pasti jumlah warga di daerahnya yang sudah melakukan perekaman KTP-e, terutama dari 28 kecamatan di daerahnya, yang belum bisa dicetakkan KTP-e.

Lebih lanjut, Andrianto menjelaskan, meningkatnya jumlah warga yang mencari KTP-e, karena pemkab melalui kecamatan dan desa melakukan mobilisasi warga yang belum memiliki KTP melakukan perekaman KTP-e.

Namun, di kecamatan, warga hanya bisa melakukan perekaman KTP-e, sedangkan untuk mencetak KTP-e harus di dukcapil.

“Meningkatnya warga yang melakukan perekaman KTP-e di kecamatan, mengakibatkan meningkatnya permintaan warga yang mendaftar untuk mencetak KTP-e,” katanya.

Lihat juga...