Tahun Ajaran 2019, SD-SMP Terpadu Siap Difungsikan

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin -Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Tahun Ajaran Baru 2019-2020, SD-SMP Terpadu yang dibangun pada 2018 siap difungsikan. Pembangunan SD-SMP Terpadu diselesaikan hingga akhir tahun ini, dengan 12 Ruang Kegiatan Belajar (RKB) di Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.

Pembangunan SD-SMP Terpadu masih akan dilanjutkan lagi pada 2019, dan dianggarkan sebesar Rp3,4 miliar. Pembangunan sekolah tersebut untuk menambah kekurangan rombel, di mana setiap tahunnya di kawasan Balikpapan Utara selalu mengalami kekurangan RKB.

“Yang jelas, saat ini sudah terbangun 12 RKB, kemudian apakah nanti difungsikan SD-nya dulu atau SMP-nya dulu. Setiap tahun, tiga sekolah di kelurahan Graha Indah selalu penuh, sehingga kekurangan rombel,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin, Jumat (28/12/2018).

Tiga sekolah yang selalu penuh pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah SDN 014, SDN 033 Graha Indah, dan SDN 009. Maka, diperlukan alternatif SD lain. Selain itu SDN 014 dinilai sudah tidak layak, mengingat lokasi sekolah berada di tanjakan dan kerap dilalui mobil di area depan sekolah. Sehingga menjadi risiko bahaya untuk anak-anak.

“Prioritas kami nanti bisa dilihat, jika sekolah itu tidak ada penambahan rombel, maka bisa pelan-pelan dipindahkan dari SDN 014 ke SD Terpadu,” tandasnya.

Muhaimin menjelaskan, penambahan dua rombel juga telah dilakukan pada SDN 033. Penambahan rombel itu untuk menampung siswa yang tidak tertampung, di mana sebelumnya sekolah tersebut sempat kekurangan rombel.

“Dengan penambahan dua RKB itu, harapannya bisa mengakomodir kekurangan ruang kegiatan belajar dan masalah di Graha Indah selesai. Jika begitu, maka selanjutnya tinggal memindah siswa dari SDN 014, bertahap supaya masuk SD terpadu,” bebernya.

Selain itu, strategi yang diterapkan untuk SMP Terpadu, karena tiap tahun mengalami kekurangan rombel.

“Penambahan RKB di SMP Negeri 11 juga dilakukan. Artinya, jangka pendek untuk penambahan RKB itu jalan. Seandainya SMP Terpadu difungsikan pada tahun ajaran 2019-2020, kami siap,” bilang Muhaimin.

Selanjutnya, untuk sekolah padat peminat juga dilakukan penambahan RKB. “Sekolah itu antara lain SDN 009, SMP negeri 9, SMP Negeri 4 dan SDN 001 di Balikpapan Barat,” tutupnya.

Lihat juga...