Tahun Baru, Karimun Berlakukan Car Free Night

450

KARIMUN  – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau (Kepri),  memberlakukan malam bebas kendaraan atau “car free night” di sepanjang jalan Coastal Area Tanjung Balai Karimun pada malam tahun baru 2019.

“Kegiatan ‘Car Free Night’ (CFN) diberlakukan untuk memberikan kenyamanan dan keleluasaan bagi warga yang ingin merayakan malam tahun baru, khususnya di sepanjang jalan Coastal Area,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy, usai rapat koordinasi bersama sejumlah instansi di posko Operasi Lilin Seligi 2019, Mapolres Karimun, Sabtu.

Teuku Fazrial Kenedy mengatakan, pemberlakuan CFN juga untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi polusi udara, khususnya pada keramaian malam pergantian tahun dari 2018 ke 2019 di Coastal Area, kawasan pesisir Tanjung Balai Karimun yang menjadi ikon perekonomian dan pariwisata Karimun.

Rapat koordinasi dengan instansi terkait, ujar dia, membahas sekaligus menyampaikan paparan tentang kegiatan “Tactical Floor Game” (TCG) dan teknis CFN agar dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar.

“Kita juga telah melakukan survei ke Coastal Area untuk mengetahui titik-titik mana yang akan ditutup pada malam tahun baru, sekaligus kita menggelar simulasi,” kata dia.

Dian mengatakan, pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan CFN antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Polisi Militer AL maupun AD, Satpol PP dan pihak terkait lainnya.

Selain membahas CFN, rapat koordinasi bersama instansi terkait, termasuk perwakilan Jasa Raharja, menurut dia, juga membahas pengamanan malam pergantian tahun baru dari aksi konvoi dan ugal-ugalan pengendara.

“Intinya kami ingin malam pergantian tahun bebas dari kecelakaan yang pada umumnya berawal dari pelanggaran aturan berlalu lintas,” ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi dan ugal-ugalan, tidak melakukan balap liar, tidak menggunakan knalpot bersuara keras, tidak mengubah atau memodifikasi kendaraan, tidak berkendara melebihi kecepatan, tidak menaikkan penumpang dengan kendaraan  bak terbuka, dan tidak berkendara dalam keadaan mabuk.

“Kami juga memfasilitasi kendaraan truk dan bus untuk mengantar masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor ke tempat tinggal masing-masing, jika cuaca hujan, dan menyiapkan tenaga medis untuk mengantisipasi bila terjadi kecelakaan serta kejadian yang menimbulkan korban jiwa,” tutur AKP Teuku Fazrial Kenedy. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...