Tawur, Kearifan Lokal Nelayan Pesisir Lamsel

Editor: Mahadeva WS

LAMPUNG – Berbagai teknik dipergunakan nelayan perairan Lampung Selatan (Lamsel) untuk mendapatkan ikan. Ada yang mencari dengan pancing rawe dasar, bagan congkel, bagan apung, namun ada pula yang mempergunakan sistem tawur.

Mukmin (38), nelayan warga Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa menyebut, tawur merupakan cara menangkap ikan memakai jaring. Teknik-nya, dilakukan secara berkelompok, nelayan menarik jaring jenis payang dari bibir pantai ke arah laut hingga ratusan meter. Teknik yang sudah dilakukan puluhan tahun tersebut, saat ini sudah jarang dimanfaatkan nelayan. Hal itu dikarenakan, untuk bisa melakukannya, membutuhkan pantai yang kondisinya tenang, dan biasanya di kawasan teluk.

Teluk kecil, yang berada di pantai Way Muli, berada tepat di dekat Gunung Botak. Menjadi lokasi persembunyian ikan laut yang sering menjadi lokasi tawur. Selain itu, pantai berpasir juga menjadi pilihan untuk melakukan tawur.

Sementara pesisir berbatu karang, sulit untuk menerapkan sistem tawur.  “Kondisi alam yang dianugerahkan kepada kami membuat nelayan menggunakan cara tradisional untuk memperoleh ikan, tanpa harus pergi jauh dari pantai masih bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan,” terang Mukmin salah satu nelayan tawur kepada Cendana News, Minggu (9/12/2018).

Sistem tawur, bisa dilakukan oleh enam hingga tujuh orang nelayan. Rata-rata biasanya dilakukan hingga sepuluh orang nelayan. Aktivitasnya menggunakan jaring payang, yang memilik panjang 250 meter. Jaring dilengkapi pelampung styrofoam, bambu serta pelampung plastik. Di pantai Way Muli, tepat di lokasi melakukan tawur, ada sekira delapan hingga sepuluh perahu bercadik. Setiap jaring tawur akan dipasang bergiliran menyesuaikan jumlah kelompok. Pembagian kelompok tidak mengikat. Kegiatan tersebut, kerap dilakukan sore hari. Nelayan yang melakukan sistem tawur, juga berprofesi sebagai petani.

Proses pemasangan tawur, diawali dengan meletakkan pangkal jaring di daratan. Kemudian, jaring diulur melingkar hingga ke laut pada jarak tertentu. Ujung lain jaring payang, akan ditarik menepi ke pantai dengan jangkauan ratusan meter. “Setelah seluruh jaring ditebar ke laut, proses penarikan oleh nelayan di darat dilakukan hingga seluruh jaring terangkat,” beber Mukmin.

Lihat juga...