Tembus Rp1,2 triliun, Pertanian Lebak Sumbang PDRB 38,16 persen

Petani, ilustrasi -Dok: CDN

LEBAK — Perguliran nilai ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menembus Rp1,2 triliun sehingga menyumbangkan pendapatan domestik regional bruto (PDRB) cukup besar, mencapai 38,16 persen.

“Kami mengapresiasi pertanian masih menjadikan andalan ekonomi masyarakat di daerah ini,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna di Lebak, Banten, Minggu (10/12/2018).

Pemerintah hingga kini terus mengoptimalkan intervensi kebijakan untuk membantu kelompok-kelompok tani berupa sarana produksi, seperti benih, pupuk, pestisida juga perbaikan sarana irigasi.

Selain itu juga bantuan alat pertanian, di antaranya penyaluran pompanisasi, traktor hingga pabrik penggilingan.

Penyaluran bantuan tersebut agar produksi pertanian meningkat dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selama ini sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian PDRB juga menyumbangkan nilai perguliran ekonomi menembus Rp1,2 triliun.

Sedangkan, jumlah petani yang tercatat mencapai 95.000 orang dan dipastikan tingkat kesejahteraan mereka cukup baik.

Mereka petani mengembangkan pertanian padi sawah, padi gogo, jagung, ubi jalar, ubi kayu, dan kacang kedelai.

Lihat juga...