Terjangan Gelombang Selat Sunda, Wilayah Pesisir Lamsel Alami Kerusakan

Editor: Satmoko Budi Santoso

Supadi, Kepala Dusun Minang Rua, Desa Kelawi, menginventarisir sejumlah kerusakan di rumah warga – Foto Henk Widi

Sesuai data, Supadi menyebut, kerusakan meliputi puluhan rumah, 15 warung, 50 perahu, 10 bagan milik nelayan. Ia masih terus melakukan inventarisasi terkait kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut.

Supadi juga menyebut, saat kejadian gelombang pasang tersebut, sejumlah warga yang sakit langsung mengungsi ke lokasi yang aman. Pada pagi hari, Minggu (23/12) sejumlah warga bergotong royong membantu membersihkan puing-puing rumah yang roboh akibat terjangan gelombang pasang.

Berdasarkan data yang diperoleh Cendana News dari Basarnas Lampung, korban yang meninggal tercatat sebanyak 9 orang berasal dari Kecamatan Rajabasa di antaranya Deni Kurniawan (24) warga Desa Kunjir, Gadis (3) warga Desa Kunjir, Runtah (50) warga Desa Kunjir, NN warga Desa Way Muli belum teridentifikasi, NN di Grand Elty belum teridentifikasi.

Tim Basarnas Lampung melakukan evakuasi korban meninggal akibat gelombang pasang di pesisir Lampung Selatan (Ist)

Selain itu korban meninggal di Kalianda di antaranya Muhamad Rayan Haidar (1,5 bulan) warga Bandar Agung Lampung Tengah, Tirta (60) warga Kelurahan Kalianda, Rindu (5) warga Kelurahan Karet Kalianda.

Akibat gelombang pasang, korban meninggal dipastikan masih akan terus bertambah. Selain itu warga terdampak gelombang pasang tersebut tercatat sebanyak 50 orang luka-luka yang langsung dirawat di Rumah Sakit Umum Dr. Bob Bazaar Kalianda.

Lihat juga...