Tiap Tahun PMI Kekurangan 900.000 Kantong Darah

173
Donor darah, ilustrasi -Dok: CDN
BEKASI – Palang Merah Indonesia (PMI), mengalami kekurangan rata-rata sekitar 900.000 kantong darah per tahun, guna menutupi kebutuhan transfusi darah pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit.
“Kebutuhan kantong darah di Indonesia mencapai rata-rata 5,1 juta kantong per tahun, sementara yang terpenuhi sekitar 4,2 juta kantong darah per tahun,” kata Ketua Pelaksana Harian PMI pusat, Ginanjar Kartasasmita, saat menghadiri kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2018, yang digelar oleh Yayasan Metropolitan Peduli di Grand Metropolitan Mal Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/12/2018) siang.
Dalam acara itu, dilakukan kegiatan donor darah dengan target 5.000 kantong darah dari para pendonor di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Menurut Ginanjar, pihaknya tengah mengintensifkan penggalangan donor darah dari masyarakat berbagai kalangan di Indonesia, termasuk peran sejumlah pelaku properti, termasuk PT Metropolitan Land Tbk.
“Angka yang kurang dari target ini, mengakibatkan banyak rumah sakit masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan transfusi darah,” katanya.
Ketua Bidang II Kesetiakawanan Sosial Nasional, Nanda Widya, mengatakan, penggalangan 5.000 kantong darah ini dilakukan secara bertahap di 60 lokasi.
Peringatan HKN yang rutin digelar setiap 20 Desember ini, merupakan bentuk konsistensi pihaknya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bidang sosial.
Nanda yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Metland mengatakan, pekan donor darah ini digelar sejak awal November 2018 di sejumlah lokasi, di antaranya Perumahan Metland Menteng, Metland Cibitung, Metropolitan Mal Bekasi, Rumah Sakit Mitra Keluarga.
“Pada kegiatan pencanangan donor darah hari ini, serentak diadakan juga di dua tempat yaitu, KalCare Pondok Indah Mall 2, KalCare Bintaro Jaya Xchange,” ujar Nanda.
Untuk mencapai target kantong darah, Yayasan Metropolitan Peduli menggandeng mitra dan relasi seluas-luasnya di 30 kota penyelanggara kegiatan serupa.
Lokasi tersebut terbagi dalam beberapa tempat, di antaranya universitas, perumahan, hotel dan mal di 60 titik lokasi.
“Puncak HKSN 2018 akan dilaksanakan pada 19 Desember 2018 di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Kegiatan puncaknya berobat gratis untuk 1.000 pasien,” ujarnya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...