Tiga Kelurahan di Medansatria Rawan Banjir

Editor: Koko Triarko

183
Camat Medansatria, Taufik R Hidayat -Foto: M Amin
BEKASI – Camat Medansatria, Bekasi, Taufik R Hidayat, mengakui tiga kelurahan di wilayahnya masih menjadi lokasi rawan banjir. Tiga kelurahan itu, meliputi kelurahan Kalibaru, Harapan Mulya dan Kelurahan Pejuang.
“Kultur di Kecamatan Medansatria berbeda dengan wilayah lainnya di Kota Bekasi. Ini dulunya wilayah sawah,” papar Taufik, di Kantor Kecamatan Medansatria, Rabu (5/12/2018).
Dikatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mengendalikan banjir di beberapa lingkungan di kelurahan tersebut. Namun masih terkendala, mengingat saluran posisinya di atas pemukiman. Karena lahannya dulu sawah, diketahui saluran air ada di atas untuk mengaliri sawah.
Hal lain, sambungnya, ada beberapa sungai, sebagai saluran air, yang satu dari tiga sungai tersebut lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Tarumajaya, Pemerintah Kabupaten Bekasi. Di Kali Kepuk, terkadang salurannya penuh dan air secara otomatis akan kembali (back water). Soal tersebut, harus ada koordinasi dengan pihak Kabupaten.
“Kecamatan saat ini sudah mengupayakan untuk pembuatan tandun, bahkan usulan sudah disampaikan langsung ke Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.
Menurutnya, banjir di wilayah Kelurahan Harapan Mulya dikarenakan pada sisi selatan dampak dari perbaikan perbaikan kali. Dan, di sisi utara ada perbaikan kanal Summerecon yang mampet, tetapi tidak bisa dimasuki alat berat, karena jalur sempit.
Dalam kesempatan itu, Taufik juga menyampaikan soal Ruang Terbuka Hijau di wilayah Kecamatan Medansatria, masih belum maksimal akibat keterbatasan lahan.
“Kecamatan hanya menyediakan tanaman yang diberi oleh pabrik bentuk CSR. Jika warga mau, silahkan datang di Kecamatan,” ujarnya.
Taufik mengaku, selama ini ruang terbuka hijau di wilayah Kecamatan Medansatria masih dikelola oleh pihak pengembang dan belum diserahkan ke Pemerintah.
“Ini sebenarnya tugas rekan media, bagaimana pengembang menyediakan RTH. Sudah sesuai apa belum, karena bicara itu masuk PSU. Kecamatan hanya menerima data laporan sesuai setplant,” pungkasnya.
Baca Juga
Lihat juga...