Tim Pemburu Kejaksaan Tangkap 180 Buronan

Editor: Koko Triarko

159
Jaksa Agung HM Prasetyo -Foto: M Hajoran

JAKARTA – Jaksa Agung, HM Prasetyo, mengimbau kepada semua buronan yang masih di luar yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana pada Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 Kejaksaan Agung, untuk segera menyerahkan diri. Sebab, tidak ada tempat aman bagi mereka untuk bersembunyi, karena Kejaksaan terus mengejar sampai ditemukan.

Prasetyo memastikan, Tim Jaksa Pemburu Buronan dari Kejaksaan tidak akan berhenti untuk menangkap buronan yang lari dan bersembunyi di mana pun mereka berada.

“Tim kita pastinya akan terus berusaha untuk menangkap para buronan untuk mengikuti proses hukum yang berlaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” ujarnya, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Menurut Prasetyo, hingga saat ini sudah ada 180 buronan yang berhasil ditangkap oleh Tim Jaksa Pemburu Buronan (Tabur) 31.1, dari 300 yang dinyatakan melarikan diri, baik saat proses hukum maupun yang sudah terpidana.

“Kita akan bekerja keras untuk memaksimalkan memburu para buronan ini,” ungkapnya.

Lebih jauh, Prasetyo mengatakan, Program Tabur 31.1 ini dibentuk untuk memburu para tersangka, terdakwa dan terpidana yang melarikan diri saat proses hukum masih berjalan. Baik mereka yang masih di dalam negeri maupun di luar negeri, Kejaksaan akan terus melakukan pengejaran.

“Program Tabur 31.1 ini memang kita bentuk khusus mencari buronan yang melarikan diri saat proses hukum masih berjalan. Baik saat sebagai tersangka, terdakwa maupun terpidana,” sebutnya.

Jaksa Agung HM Prasetyo pun mengucapkan terima kasih atas kinerja seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi yang bekerja keras untuk menangkap para buronan yang melarikan diri tersebut.

“Dengan kerja keras para jaksa di Kejaksaan Tinggi selama ini, kita berhasil menangkap para buronan. Tentu ini satu prestasi tersendiri bagi jajaran di Kejaksaan,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...