Tingkatkan Nilai Ekonomi, Disperindag Loteng Latih Petani Melon

Editor: Satmoko Budi Santoso

LOMBOK TENGAH – Sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) khususnya masyarakat petani penghasil buah melon di Desa Ganti, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Loteng melakukan pembinaan dan pelatihan Boga atau seni mengolah makanan berbahan buah melon menjadi bahan olahan jadi.

“Pelatihan Boga diberikan, supaya masyarakat petani penghasil buah melon, tidak sekadar menjadikan melon sebagai konsumsi semata. Tapi bisa mengolah menjadi bahan olahan makanan lain yang bernilai ekonomi tinggi,” kata Kepala Bidang Perindustrian, Disperindag Lombok Tengah, Hj. Bq. Enni Mardiana, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, hasil panen buah melon tahun ini di Lombok Tengah cukup banyak. Namun pemanfaatannya belum maksimal. Hanya dijual dalam bentuk bahan baku. Pemerintah menginginkan melon tersebut tidak hanya dijual gelondongan, akan tetapi bisa dibuat menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.

Misalnya brownies melon, keripik melon dan lain sebagainya. Menurutnya, pelatihan Boga yang diberikan kepada masyarakat cukup unik, karena bahan bakunya berasal dari buah melon.

“Memaksimalkan potensi pertanian yang ada di desa, tidak hanya terfokus pada buah melon. Tapi bisa juga hasil pertanian lain,” katanya.

Lihat juga...