Titiek Soeharto Bersyukur Shinta Kembali ke Indonesia

Editor: Makmun Hidayat

1.185

JAKARTA — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Haryadi Hartati atau Titiek Soeharto, mengucapkan syukur Shinta Danuar, Tenaga Kerja Indonesia (TKW) yang berbaring sakit selama 4 tahun di Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taiwan, akhirnya pulang ke Indonesia.

“Alhamdulillah saya bersyukur Shinta bisa kembali ke Indonesia berkumpul bersama kedua orangtua dan anaknya serta keluarganya,” kata Titiek Soeharto kepada Cendana News usai menjenguk Shinta di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (30/11/2018) malam.

Shinta, pada Kamis (29/11/2018) tiba di Indonesia. Saat ini Shinta dirawat Rumah Sakit Polri untuk mendapatkan perawatan.

Shinta dirawat Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taiwan, sejak 31 Desember 2014. Karena didiagnosa terserang virus di tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan dan infeksi.

Titiek Soeharto berharap dengan perawatan Shinta yang dilakukan di Indonesia di tengah keluarganya dapat membantu percepatan proses penyembuhannya.

“Mudah-mudahan Shinta di Indonesia lebih sehat, bisa berkumpul dengan orangtua dan anaknya,” ujarnya.

Titiek Soeharto sangat mengapresiasi kepada pemerintah yang sudah memulangkan Shinta kembali ke Indonesia.

“Saya berterima kasih pada pemerintah yang turun tangan memberikan bantuan proses kepulangan Shinta ke Indonesia dan membantu menangani perawatannya,” ungkap Titiek.

Titiek berharap semoga masalah Shinta ini menggugah kita semua untuk memerhatikan para pejuang devisa lebih baik lagi kehidupah kedepannya.

Menurutnya, saat ini masih banyak masalah TKI di luar negeri yang juga membutuhkan bantuan para pihak, terutama pemerintah.

Pemerintah harus membantu para TKI atau TKW yang terkena masalah hukum, perlakuan tidak adil majikannya sampai tindakan kekerasan yang mengenaskan.

“Sesungguhnya masih banyak Shinta-Shinta lain atau TKW yang bermasalah di luar sana. Pemerintah supaya memperhatikan dan memulangkannya. Ada mereka yang di penjara. Apapun mereka juga warga kita, supaya bisa diurus dan dipulangkan ke Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga
Lihat juga...