Tolak Kapal Trawl, Nelayan Bangka Selatan Gelar Demontrasi

Ilustrasi pukat harimau - Foto: Dok. CDN

PANGKALPINANG — Nelayan tradisional Kabupaten Bangka Selatan menggelar aksi demontrasi di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menolak operasi kapal trawl, compreng, tambang ilegal di laut yang merugikan masyarakat pesisir daerah itu.

“Kami menolak karena merusak lingkungan perairan Bangka Selatan,” kata Koordinator aksi demontrasi Kodi Midahri di Pangkalpinang, Rabu (19/12/2018).

Ia menambahkan saat ini kapal-kapal perusak lingkungan ini marak beroperasi di perairan Bangka Selatan, sehingga hasil tangkapan ikan nelayan berkurang drastis.

“Kami datang ke pemerintah provinsi, karena Bupati Bangka Selatan tidak merespon aksi nelayan tradisional menolak operasi kapal trawl, compreng dan tambang ilegal di laut yang marak,” ujarnya.

Lihat juga...