TP2KIA: KIA Ladong Sangat Strategis untuk Pengembangan Ekonomi

Ilustrasi - Kawasan Industri [bumn.go.id]

ACEH BESAR — Ketua Tim Percepatan Pemanfaatan Kawasan Industri Aceh (TP2KIA) Mustafa Hasbullah menyatakan kawasan Industri Aceh memiliki luas lahan 66 hektare.

“KIA Ladong di Aceh Besar ini sangat strategis untuk pengembangan ekonomi Aceh karena dekat dekat pelabuhan Malahayati Aceh Besar,” kata Mustafa Hasbullah di KIA Ladong Aceh Besar, Kamis (20/12/2018).

Di sela-sela peresmian Kawasan Industri Aceh Ladong oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menjelaskan kawasan tersebut diperuntukkan bagi industri baru yang akan berinvestasi di provinsi setempat.

“Artinya, sesuai dengan RTRW serta regulasi yang ada seluruh perusahaan nantinya harus membangun industri di kawaasan ini yakni di KIA Ladong,” katanya.

Menurut dia sesuai dengan hasil kajian dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh untuk mendonkrak pertumbuhan ekonomi di provinsi ujung paling barat Indonesia itu perlu adanya sebuah kawasan guna meningkatkan nilai tambah dan perekonomian daerah.

“Awalnya ini merupakan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) pada tahun 2009 dan pada tahun 2014 membubarkan lembaga tersebut termasuk Aceh. Alhamdulillah dengan komitmen Pemerintah Aceh melalui dinas terkait pada tahun 2015 dilanjutkan kembali pembangunan kawasan ini sesuai dengan keputusan gubernur pada tahun itu,” katanya.

Ia menyebutkan total anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan kawasan tersebut sejak tahun 2009 hingga 2018 sebesar Rp113 miliar diantaranya untuk pembebasan lahan, pembanguna kegiatan fisik dan non fisik.

“Semoga pada tahun berikutnya akan ada alokasi yang lebih besar untuk pembangunan sarana prasarana pendukung kegiatan di KIA Ladong,” kata Mustafa. [Ant]

Lihat juga...