Tsunami Selat Sunda, Sumbar Galang Bantuan Randang

Editor: Mahadeva WS

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit/Foto: M. Noli Hendra 

PADANG – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, diminta menggalang bantuan, untuk membantu korban Tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, menyebut, bantuan diwacanakan dalam bentuk makanan randang. “Saya menyampaikan permintaan itu dalam grup whatapps, yang tergabung di dalam grup itu para kepala dinas,” ungkap Nasrul, Selasa (25/12/2018).

Mengenai kegiatan penggalangan bantuan berupa makanan randang, sudah sering dilakukan oleh ASN Pemprov Sumatera Barat. Sebelumnya bantuan yang sama diberikan untuk korban bencana di Lombok, Palu dan Donggala.  Bantuan yang akan segera dikumpulkan itu, ditangani langsung oleh BPBD Provinsi Sumatra Barat. Pengumpulan bantuan, langsung bergerak mulai Selasa (25/12/2018), dan sudah ada yang terkumpul.

“Bagi yang merasa terketuk hatinya untuk membantu masyarakat di Banten dan Lampung, mari sama-sama membantu, terutama memberikan bantuan makanan berupa randang,” ucapnya.

Nasrul menyatakan, setelah masuknya permintaan penggalangan bantuan, sampai Selasa sore, sudah ada 710 kilogram randang. Makanan tersebut berasal dari 30 Satuan Kerja Perangka Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumatera Barat.  Diperkirakan, randang yang akan terkumpul mencapai satu ton. “Bantuan yang kita berikan itu, sebagai bentuk duka dari masyarakat Sumatera Barat, dan turut merasakan duka atas bencana tsunami yang melanda masyarakat di Banten dan Lampung,” sebutnya.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumatera Barat, Jasman, mengatakan, bantuan randang paling lambat diserahkan pada 27 Desember 2018. Bantuan diminta dalam bentuk terkemas ukuran 1/2 kilogram, agar memudahkan pengangkutan dan pendisribusian. Dalam pengumpulan bantuan makanan randang sebelumnya, berhasil terkumpul randang hampir dua ton. Kini ditargetkan, randang yang terkumpul minimal satu ton.

Lihat juga...