Tukang Sembelih Hewan di Pontianak Ikut Sertifikasi Halal

PONTIANAK – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), bekerja sama dengan MUI Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kota Singkawang, menggelar pelatihan juru sembelih halal.

Direktur LPPOM-MUI Kalbar, Dr Muhammad Agus Wibowo, mengatakan, pelatihan diberikan sebagai dasar, untuk sertifikasi Rumah Potong Hewan (RPH) atau Rumah Potong Unggas (RPU) yang halal. “Apalagi, didalam sistem sertifikasi yang ada di LPPOM itu baik untuk RPH maupun RPU, diwajibkan adanya juru sembelih halal,” ungkapnya, di Singkawang, Sabtu (8/12/2018).

Peserta sertifikasi ada 24 orang, terdiri dari delapan orang dari RPH, 15 orang dari RPU dan dua orang tukang sembelih hewan dari masjid. Pelatihan yang digelar sangat penting, guna mendorong terwujudnya Singkawang sebagai kota yang ramah dan halal. Dengan adanya sertifikasi halal, diharapkan industri-industri yang ada di Kota Singkawang bisa semakin maju.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kalbar, H.M Basri Har, mengatakan, Singkawang sebagai kota pariwisata harus didukung upaya memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pendatang, khususnya yang muslim. “Sebagai contoh, daging sapi dan ayam itukan termasuk hewan halal. Tapi, dalam penyajiannya untuk dimakan, diharapkan daging sapi maupun ayam haruslah melalui proses penyembelihan yang sesuai syariat Islam,” tegasnya.

Lihat juga...