Tutut Soeharto Hibur Anak-anak di Pengungsian Kalianda

Editor: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab pula disapa Mbak Tutut Soeharto menyebut, ikut berempati pada korban bencana alam tsunami di Lampung Selatan (Lamsel), Pesawaran dan Tanggamus.

Saat mengunjungi lokasi posko pengungsian di lapangan tenis indoor Kalianda, Lampung Selatan yang menjadi lokasi para pengungsi dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, Tutut Soeharto yang datang sebagai pengurus Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto langsung disambut oleh sejumlah anak-anak yang tengah mendapatkan program trauma healing dari relawan.

Tutut Soeharto yang berbincang dengan anak-anak pengungsi pulau Sebesi sempat memberi motivasi kepada mereka. Motivasi bagi anak-anak dengan menyanyi diakuinya memberi suasana baru bagi anak-anak dan mengurangi rasa trauma.

Tutut Soeharto juga melihat, anak-anak tersebut sudah mulai dalam kondisi normal. Meski pendampingan tetap harus dilakukan. Perhatian bagi para orang tua korban bencana alam diakuinya sangat penting. Bahkan ia melihat sejumlah dokter serta relawan ikut menangani kesehatan para pengungsi, khususnya anak-anak.

“Saya melihat penanganan terhadap para pengungsi oleh pemerintah Lampung Selatan sangat baik. Sejumlah relawan dan tenaga dokter juga disiagakan, terutama bagi anak-anak dan para wanita yang harus mendapat pendampingan,” terang Tutut Soeharto di lapangan tenis indoor Kalianda, Sabtu (29/12/2018).

Tutut Soeharto juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan sejumlah pengungsi asal Pulau Sebesi dan memberi motivasi agar bisa bangkit setelah bencana alam terjadi.

Tutut Soeharto berbincang dengan korban tsunami di lapangan tenis indoor Kalianda Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Saat meninjau lokasi pengungsian, Tutut Soeharto juga sempat berbincang dengan Rusmiati, salah satu warga Pulau Sebesi yang memiliki anak kembar bernama Rafa dan Rafi. Ia langsung dipeluk oleh puteri sulung Presiden Soeharto tersebut. Dukungan psikologis untuk para korban bencana terutama anak-anak juga menjadi perhatian Tutut Soeharto.

Selain berbincang dengan sejumlah pengungsi terutama para wanita dan anak-anak di lapangan tenis indoor Kalianda, Tutut Soeharto juga sempat menghibur anak-anak di posko trauma healing Polda Lampung.

Ia berharap anak-anak tersebut bisa kembali bersemangat dan tidak putus asa setelah menghadapi situasi yang tidak menyenangkan pasca bencana dan berada di lokasi pengungsian. Sejumlah pengungsi yang menyambut Tutut Soeharto mengaku senang dengan kehadiran puteri Presiden Soeharto tersebut.

Rusmiati, yang memiliki dua anak kembar bernama Rafa dan Rafi, masing masing berusia empat tahun mengaku kaget. Pasalnya saat dikunjungi oleh Mbak Tutut kedua anaknya langsung dirangkul oleh puteri Presiden Soeharto tersebut.

Rusmiati mengaku, memiliki tiga anak dan saat kejadian tersebut bersama sang suami bernama Suhaimi dievakuasi menggunakan KMP Jatra III dari Pulau Sebesi ke dermaga 5. Selanjutnya berkumpul dengan pengungsi lain di lapangan tenis indoor Kalianda.

Lihat juga...