UMKM di Pontianak Diharapkan Lebih Gigih Kembangkan Usaha

“Bahkan kami juga dalam kegiatan ini memberi motivasi kepada mitra bina yang macet dalam mengembangkan usahanya sehingga akan berdampak pada cara pengembalian dana pinjaman program kemitraan tersebut kepada kami untuk nantinya disalurkan kembali,” katanya.

GM UBP Bauksit itu juga menjelaskan bahwa pada 27 Desember, UBPB Bauksit untuk ketiga kalinya mendapatkan Penghargaan Proper Hijau dari KLHK. Pada pencapaian target Proper, perusahaan dinilai bukan lagi pada aspek produksi, melainkan bagaimana mengelola lingkungan dan melaksanakan program CSR.

“Tentu saja pencapaian ini perlu untuk selalu direview, terutama untuk mengenali hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Oleh karena itu, kami sangat menerima kritikan dan saran dari semua pihak dalam pelaksanaan program CSR dan PKBL. Ke depan kami menargetkan mendapatkan Proper Emas ,” katanya.

Salah satunya bisa dicapai dengan kerja sama semua pihak termasuk para MB. Semakin banyak yang merasakan dana pinjaman ini maka semakin besar peluang mendapatkan Proper Emas.

“Dengan catatan kami sangat berharap pencapaian pengembalian pinjaman bergulir tahun ini 100 persen. Sehingga kami dapat terus mengembangkan dan memperluas kepada para mitra binaan baru,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan, mengatakan bahwa program CSR yang telah dilakukan PT ANTAM Tbk UBP Baukait-Tayan  sudah sangat baik, agar dapat ditiru oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Sanggau.

“Saya berharap penyaluran dana pinjaman bergulir itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan saya juga mengharapkan dana pinjaman itu semakin berkembang dan semakin tahun juga dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sanggau. Selain masyarakat di Kecamatan Tayan Hilir dan Toba,” katanya. (Ant)

Lihat juga...