UMKM Diingatkan Kembalikan Pinjaman Antam Tepat Waktu

Uang rupiah - Foto: Istimewa/Dok Kemenkeu

PONTIANAK — Camat Tayan Hilir, Sanggau, Tony Kulung mengingatkan kepada para mitra usaha dari pengusaha UKM yang telah menerima dana pinjaman bergulir program CSR PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Bauksit-Tayan agar benar-benar menjalankan usahanya supaya mampu mengembalikan pimjaman itu tepat waktu.

“Perlu kesadaran dari para mitra usaha Antam. Karena dengan lancarnya pengembalian pinjaman, maka saya harapkan di periode yang akan datang warga lain yang belum mendapatkan bisa meminjam untuk lebih memajukan usahanya,” kata Tony saat dihubungi di Sanggau, Senin (24/12/2018).

Antam melalui program tersebut sejak 2015 hingga 2018 telah menyalurkan dana pinjaman sebanyak Rp9,8 miliar.

“Seperti kata GM Antam jumlah dana pinjaman itu bisa bertambah tergantung pada pengembaliannya. Saya pikir saya dan Camat Toba sepakat dengan hal itu. Dan ini sangat luar biasa,” ujar dia.

Dia berharap dana CSR tersebut bisa dimanfaatkan dan menjalin kemitraan dengan baik pula dengan pengembangan usaha kearah kemajuan ekonomi yang positif.

Dikatakannya lagi, perhatian yang begitu besar dari perusahaan BUMN PT Antam Tbk seperti ini harus mampu dimanfaatkan agar tidak hanya perusahaan saja yang berkembang maju akan tetapi warga yang ada di sekitar dapat meningkatkan perekonomian keluarganya masing-masing.

Antam berani memberikan dana pinjaman hingga Rp200 juta permitra. Ini harus diiringi dengan keseriusan peminjam itu sendiri dalam hal pengembalian pimjaman. Dengan demikian program pembangunan perekonomian masyarakat ini terus maju dan berkembang.

“Dan, kami akan membantu melakukan pembinaan terhadap para mitra usaha dalam rangka pengembalian pinjaman tersebut,” kata Tony.

Sementara itu, salah satu penerima program dana pinjaman dari Antam, Acoi pedagang sembako warga Dusun Embaloh Desa Tanjung Bunut Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, mengatakan dirinya sangat bersukur mendapatkan bantuan dana pinjaman itu. Dana itu akan digunakan untuk mengembangkan usaha dagang sembakonya.

“Saya tentu salah satu orang yang beruntung dipercaya mendapatkan pinjaman itu. Mungkin karena saya tidak pernah telat membayar angsuran dan pinjaman itu dapat saya lunaskan. Pinjaman ini yang ke dua kali saya dapatkan. Sebagai komitmen saya akan berusaha keras mengembangkan usaha saya agar dapat tepat waktu mengembalikan pinjaman itu,” katanya.

Acoi mendapatkan dana pinjaman sistem bergulir dari Antam sebesar Rp200 juta. Ia juga mendapat reward karena komitmennya yang kuat dan pengembalian dana pinjamannya tidak pernah bolong alias telat.

“Mudah-mudahan untuk yang kedua kali ini saya tidak lalai membayar pengembalian pinjaman. Karena kami juga menyadari masih banyak warga di daerah kami lain yang menunggu giliran mendapatkan pinjaman itu,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...