Unit Hiperbarik di RS TC Hillers Miliki Alat yang Lebih Canggih

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Hiperbaik di RSUD TC Hillers Maumere memiliki alat atau chamber terapi yang canggih dan terbaru sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien dengan lebih baik dan mudah.

Hiperbarik
Prof. Dr Mohammad Guritno Suryokusumo, pakar Hiperbarik asal Universitas Indonesia. Foto : Ebed de Rosary

“Bila dibandingkan dengan di RS Sanglah Denpasar, disini jauh lebih baik dan moderen,” sebut Prof. Dr Mohammad Guritno Suryokusumo, pakar Hiperbarik asal Universitas Indonesia, Jumat (14/12/2018).

Untuk alat di RS Sanglah Denpasar jelas Guritno, pasien masuk pintunya bulat, sehingga yang menggunakan kursi roda harus diangkat. Sedangkan di RS TC Hiilers Maumere, cukup pasien dibawa masuk kursi rodanya dan pasien bisa duduk atau tidur.

“Sistem analisanya juga lebih bagus, juga ada generator oksigen. Alat ini juga diproduksi anak bangsa dan dibuat sendiri sejak tahun 2012 serta lebih baik, karena mengalami perubahan terus,” ungkapnya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo berharap alat ini bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Sikka dan pasien dari kabupaten lainnya.

“Tarifnya akan dibuatkan dalam peraturan bupati dan sedang dipersiapkan. Januari sudah ada tarif terkait dengan semua jensis pelayanan di rumah sakit ini. Untuk sementara sudah bisa dipergunakan,” ungkapnya.

Ke depannya, kata Robi sapaannya, akan dibuat kebijakan agar masyarakat yang tidak mampu terutama untuk yang sudah lumpuh bisa memanfaatkannya dengan harga yang lebih murah.

Direktur RSUD TC Hillers Maumere, dr.Clara Y.Francis menjelaskan, terkait biaya pihaknya telah berkordinasi dengan akuntan publik, auditor independen dan selanjutnya ditetapkan dengan SK Direktur RSUD TC Hillers untuk sementara waktu.

“Saat ini yang termurah di RS Mintoharjo Jakarta, sementara di NTT di RS Siloam Labuan Bajo tarifnya Rp500 ribu sekali terapi. Tarif pelayanan ini termasuk dengan penyesuaian tarif pelayanan lainnya akan ditetapkan melalui peraturan bupati,” ungkapnya.

( Baca juga : RS TC Hillers Maumere Miliki Unit Hiperbarik)

RSUD TC Hillers Maumere kata Clara, terus menambah berbagai peralatan dan juga mempersiapkan sumber daya manusianya .Petugas yang mengoperasikan alat dan mesin-mesin kesehatan juga dilatih secara khusus hingga mahir.

Untuk alat chamber hiperbarik tambah Clara, ruang utamanya ada 6 enam kursi dimana satu kursi untuk perawat pendamping dan 5 untuk pasien. Sementara itu satu ruangan untuk kedaruratan, dimana kalau pasien tidak tahan dengan kedalaman akan dievakuasi ke ruangan ini lalu dikeluarkan.

“Terapi untuk penyelam bisa 2 jam sampai 5 jam tergantung kondisinya. Kalau untuk luka dan terapi kulit maka membutuhkan waktu satu jam saja,” pungkasnya.

Lihat juga...