Usaha Udang Vaname Mulai Dilirik Masyarakat Pessel Sumbar

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Firdaus berkata, saat ini harga pasaran berkisar antara 60-70 ribu rupiah per kilogram. Harga itu, kata dia, sesuai pasaran ekspor yang telah dilakukan sebelumnya.

Dikatakannya, untuk satu tambak udang untuk ukuran 20×20 diperlukan dana hingga Rp50 juta. Sementara, untuk Nagari Cerocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan, ada seluas 12,5 hektare lahan yang dapat dimanfaatkan.

“Namun, sekitar 25 hektarenya adalah lahan tidur. Masyarakat sekitar mengaku tidak sanggup mengolahnya. Akhirnya ada investor yang ingin masuk dan kita fasilitasi lagi untuk masyarakat dengan catatan harus memperhatikan lingkungan dan amdal, tata ruang, izin lingkungan dan teknis budidaya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, mengaku membuka pintu investasi selebar lebarnya bagi para investor untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat setempat. Pihaknya juga memastikan akan mempermudah perizinan dalam investasi tersebut.

“Silahkan berinvestasi, udang vaname menjanjikan ekonomi lebih baik. Kami undang semuanya untuk datang berinvestasi. Kami akan berikan kemudahan untuk pengurusan izin,” kata dia.

Hendrajoni juga memastikan, para investor untuk tidak perlu khawatir terhadap akses infrastruktur, baik jalan, air, maupun pasokan listrik. Sebab, hal itu dipastikan dimiliki oleh daerah yang berjulukan Negeri Sejuta Pesona itu.

Lihat juga...