Wagub Sumbar: Masih Ada Tenaga Humas tak Kuasai TI

Editor: Koko Triarko

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit/ Foto: M. Noli Hendra 

BUKITTINGGI – Meski perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini berkembang pesat, namun banyak yang belum mampu menggunakan atau memanfaatkan teknologi tersebut. Bahkan, masih ada yang sangat awam dalam hal menggunakan teknologi, dalam aktivitas sehari-hari. 

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, mengatakan, perkembangan teknologi pada zaman sekarang, seharusnya mampu memberikan kemudahan dalam bekerja, atau pun menyampaikan informasi kepada khalayak. Hubungan masyarakat (humas), seharusnya memiliki peran aktif terkait teknologi tersebut.

Menurutnya, agar lebih responsif terhadap perkembangan teknologi komunikasi ini,  keberadaan internet dan munculnya media sosial, seharusnya dapat membuat masyarakat lebih aktif memperoleh dan menyebarkan informasi.

“Saya melihat, masih ada petugas humas yang belum begitu menguasai teknologi ini. Artinya, SDM perlu dipersiapkan, dan hal ini tantangan buat humas. Padahal, di era digitalisasi seperti perkembangan media sosial, perlu digunakan juga dengan tujuan penyebaran informasi,” katanya, dalam kegiatan rapat koordinasi di Kota Bukittinggi, Rabu (12/12/2018).

Ia menyebutkan, teknologi seperti media sosial, jika dimanfaatkan dengan baik, akan dapat membantu kinerja humas. Karena melihat hal yang dilakukan oleh pekerja di media massa untuk media online.

Mereka menyebar beritanya di media sosial, dampaknya berita itu banyak dibaca, dan bahkan menjadi viral.  “Kalau ingin viral, beritanya pasti yang aneh-aneh, kita contohkan berita biasa itu manusia digigit anjing. Tapi, kalau malah anjing itu yang diburu, lalu digigit, itu berita aneh, dan bisa jadi viral. Nah, kalau di humas, lakukanlah hal lain yang mungkin bisa mempopulerkan instansinya,” ujar Wagub.

Menurutnya, begitu pentingnya berita online. Banyak saat ini surat kabar (cetak) oplahnya turun, karena masyarakat lebih meminati berita online.

“Sebut saja seperti banjir dan robohnya jembatan di Kayutanam, Kabupaten Padang, Pariaman. Berkat media online, informasinya dengan cepat sampai ke masyarakat,” katanya.

Lihat juga...