10 KA Alami Keterlambatan, Daop 5 Purwokerto Minta Maaf

Editor: Koko Triarko

524
Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto -Foto: Hermiana E. Effendi

BANYUMAS – Jalur double track antara Stasiun Kroya – Stasiun Randegan – Stasiun Kebasen, Senin (28/1/2019), dilakukan penyambungan, yang dilanjutkan uji coba persinyalan. Akibat aktivitas tersebut, sepuluh perjalanan Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami keterlambatan.

Keterlambatan ini dipicu karena KA yang melintas di dekat jalur double track tersebut harus mengurangi kecepatan sampai 40 kilometer per jam, dari kecepatan normal 90 kilometer per jam. Sejumlah KA mengalami keterlambatan antara 1-2 jam.

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada para penumpang atas keterlambatan tersebut.

ʺKami atas nama direksi PT KAI Daop 5 Purwokerto, meminta maaf atas keterlambatan ini, karena kecepatan KA harus dikurangi, sebab kita selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA,ʺ katanya, Senin (28/1/2019).

Sepuluh KA yang mengalami keterlambatan, yaitu KA Ranggajati relasi Cirebon – Jember yang  terlambat sampai 117 menit, kemudian KA  Joglosemarkerto relasi Purwokerto -Solo, terlambat 55 menit, KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya terlambat 118 menit, KA Sawunggalih relasi Kutoarjo – Pasarsenen terlambat 134 menit dan KA Fajar Utama relasi  Yogyakarta – Gambir terlambat 109 menit.

Lima KA lainnya yang  juga mengalami keterlambatan, yaitu KA Joglosemarkerto relasi Solo – Purwokerto – Semarang, KA Taksaka relasi Yogyakarta – Gambir, KA Lodaya relasi Solo – Gambir, KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo – Pasarsenen serta KA Argo Lawu relasi Solo – Gambir.

Lebih lanjut, Supriyanto menjelaskan, di wilayah Daop 5 saat ini sedang banyak pembangunan jalur ganda, sepanjang rute dari Stasiun Kutoarjo hingga Stasiun Purwokerto. Dan, hari ini, Senin, dilaksanakan penyambungan track jalur ganda antara Stasiun Kroya – Randegan – Kebasen.

Kegiatan dimulai dengan pembpngkaran jalur penghubung (scurve) di Km 376+400, dan dilanjutkan dengan penyambungan track pada Km 375+650 dan KM 375+300, antara Stasun Kroya-Randegan. Dengan demikian, jalur menjadi lurus.

Setelah itu, dilanjutkan dengan uji coba persinyalan. Sehingga mulai hari Senin ini, jalur double track antara Stasiun Kroya – Randegan – Kebasen, sudah beroperasi.

Lihat juga...