300 Titik Jalan di Pekanbaru, Rusak

222
Jalan Duyung Raya yang merupakan salah satu jalan utama di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin kini kondisinya makin memprihatinkan. Foto: Arief Rahman

PEKANBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, mendata ada sekitar 200-300 titik jalan rusak dan berlubang di wilayah setempat pada 2019, akibat keterbatasan anggaran 2018 lalu.

“Ini memang tanggung jawab pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperbaiki,” Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (12/1/2019).

Pihaknya telah mengantongi data titik jalan yang rusak, mulai dari ringan hingga berat. Hal ini juga akan menjadi perencanaan untuk menetapkan mana-mana wilayah yang akan menjadi prioritas perbaikan sesuai kemampuan anggaran dan beratnya kerusakan.

“Pemetaan sudah dilakukan, dari datanya kerusakan ada di sekitar 300 titik,” kata Pomi, sapaan Indra Pomi Nasution.

Menurut dia, dari pendataan yang dilakukan PUPR, kerusakan jalan terbanyak di wilayah Kecamatan Tampan.

“Wilayah Tampan cukup banyak rusak, seperti Jalan Suka Karya, itu memprihatinkan dan segera diperbaiki. Sigunggung juga ada,” ujarnya.

Meski banyaknya titik jalan yang mengalami kerusakan, namun Pomi menyatakan tak bisa malakukan perbaikan sekaligus, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah kota.

“Kami tidak pernah mengabaikan (keluhan masyarakat), tapi anggarannya terbatas, maka akan ada prioritas,” sebut dia.

Ia menambahkan, perbaikan kerusakan jalan segera dimulai pada tahun ini, bahkan beberapa ada yang sudah diukur.

“Dalam waktu dekat, kami perbaiki, sekarang kami tengah menyiapkan administrasi,” pungkas Pjs Dinas Kesehatan tersebut.

Sihombing (40), warga Dharma Bakti Sigunggung, mengakui jalan tempat ia bermukim rusak sejak lama, dan hampir setahun sejak 2018 tidak kunjung diperbaiki. Hal itu mengakibatkan kemacetan saat jam sibuk pagi hingga malam.

Tidak jarang terjadi kecelakaan saat menghindar dari lubang yang menganga. “Sudah beberapa kali warga jatuh, karena mengelak lubang di sepanjang jalan Sigunggung,” ujarnya.

Kini, tambah dia, sudah mulai ada penimbunan tanah merah di sepanjang lubang. Ia berharap, ada tindak lanjut perbaikan dari Pemkot.

“Jalan Sigunggung jadi perlintasan ramai, sebab alternatif pintas ke Arengka dan Riau,” imbuhnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...