Akhir Liburan, Penumpang Pejalan Kaki Melonjak di Pelabuhan Bakauheni

Editor: Satmoko Budi Santoso

180

LAMPUNG – Jelang akhir libur sekolah arus penumpang menggunakan jasa penyeberangan melalui pelabuhan Bakauheni melonjak.

Syaifullail Maslul, Humas PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni membenarkan penumpang didominasi oleh masyarakat yang menikmati liburan di pulau Sumatera dan akan kembali ke Pulau Jawa. Penumpang kapal meliputi pejalan kaki, menggunakan kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat.

Syaifullail Maslul menyebut, penumpang pejalan kaki menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni mencapai 8.800 orang. Sebelumnya sejak awal posko angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) penumpang pejalan kaki asal Pulau Sumatera tercatat berjumlah rata-rata 4.500 penumpang  per hari. Berakhirnya liburan sekolah akhir pekan ini dan mulai masuk sekolah pada Senin (7/1/2018) membuat arus penumpang melonjak.

Berdasarkan rekapitulasi data posko angkutan Nataru, penumpang pejalan kaki menyeberang ke Merak dari Bakauheni berjumlah 80.962 orang.

Jumlah tersebut merupakan total dari sebanyak 86.326 penumpang pejalan kaki yang menyeberang dari Merak selama angkutan Nataru atau masih tersisa sebanyak 5.364 orang yang belum kembali ke Jawa.

Sebagian penumpang yang belum kembali ke Pulau Jawa disebutnya diprediksi akan kembali pada Sabtu (5/1) hingga Minggu (6/1) bersamaan dengan berakhirnya liburan sekolah.

Syaifulail Maslul, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni – Foto Henk Widi

“Di loket pembelian tiket pejalan kaki, terlihat adanya antrian namun dominan terjadi dari pagi hari hingga siang. Berangsur berkurang menjelang sore karena penumpang memilih perjalanan pada siang hari,” terang Syaifullail Maslul, Humas PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (4/1/2019).

Selain penumpang pejalan kaki, arus kendaraan roda dua menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni disebut Syaifullail masih berjumlah 17.510 unit dengan rata-rata menyeberang sekitar 800 hingga 900 kendaraan per hari.

Sesuai data jumlah kendaraan roda dua menyeberang dari Merak berjumlah 21.278 unit. Hingga Jumat (4/1/2019) kendaraan roda dua yang belum kembali ke pulau Jawa berjumlah 3.768 unit. Sebagian penumpang dengan kendaraan disebutnya diprediksi akan berangsur kembali ke pulau Jawa pada akhir pekan ini.

Berdasarkan data, kendaraan roda empat yang sudah menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni berjumlah sekitar 47.785 unit. Sesuai data kendaraan roda empat yang menyeberang dari Merak sebanyak 53.171 unit selama angkutan Nataru hingga Jumat (4/1/2018) tersisa sebanyak 5.386 unit kendaraan roda empat belum kembali.

Sebagian masyarakat yang menikmati liburan di pulau Sumatera disebutnya diperkirakan akan kembali pada akhir pekan ini.

Meski terlihat mengalami lonjakan terutama penumpang pejalan kaki dengan jumlah 4.000 hingga 5.000 penumpang per hari, Syaifullail menyebut, loket pembelian tiket mencukupi. Sebanyak 10 loket penjualan tiket elektronik dengan menggunakan sistem Electronic Data Capture (EDC) masih disediakan meski semula pada kondisi normal hanya berjumlah 5 loket.

Antisipasi antrian di loket penjualan tiket kendaraan roda dua, roda empat sebanyak 10 loket penjualan tiket disediakan.

“Sementara masih dioperasikan loket tambahan meski posko angkutan Nataru sudah berakhir namun demi pelayanan masih dibuka,” beber Syaifullail Maslul.

Syaifullalil Maslul juga menyebut, saat ini pengoperasian kapal eksekutif di dermaga VII ikut membantu melayani pengguna jasa. Dermaga eksekutif tersebut diakuinya dilayani oleh sebanyak 4 kapal di antaranya kapal Portlink 0, Portlink III, KMP sebuku dan KMP Batu Mandi.

Sebanyak dua unit bus Trans Lampung sebagai shuttle bus disiapkan khusus bagi pembeli tiket dermaga eksekutif dengan ruang tunggu tepat berada di loket pembelian tiket. Kapal yang disediakan rata-rata per hari 20 hingga 27 kapal dengan rata-rata 70 hingga 80 trip per hari.

Andi, salah satu siswa sekolah kelas 5 asal Tangerang yang berlibur bersama adik dan ibunya menyebut memilih kembali pada Jumat (4/1). Bersama Leni, sang ibu, ia mengaku akan kembali masuk sekolah semester genap pada Senin (7/1).

Setelah kembali ke Tangerang ia menyebut masih bisa beristirahat sebelum melakukan kegiatan belajar di sekolah.

Baca Juga
Lihat juga...