Anies Hapus Subsidi Parkir untuk ASN di IRTI Monas

Editor: Satmoko Budi Santoso

249

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menuturkan, harga parkir IRTI Monumen Nasional (Monas) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal sama dengan biaya masyarakat. Artinya tidak ada lagi subsidi parkir yang diperuntukkan kepada ASN yang parkir kendaraan di IRTI Monas.

“Nggak ada. Cuma harganya saja disamakan semua. Nanti saya cek sama UPT (Unit Pelayanan Terpadu) parkir. Tapi sudah saya perintahkan bahwa tidak ada lagi harga yang berbeda untuk PNS maupun non-PNS parkir di IRTI,” jelas Anies, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Dia menegaskan dengan adanya pencabutan subsidi tersebut, maka tarif parkir bagi ASN dan publik tidak ada bedanya. Pihaknya akan segera mengecek apakah perintah soal tarif parkir itu telah dilaksanakan atau tidak.

“Tidak ada pembedaan harga. Semua seperti publik. Biasa. Kalau belum diterapkan, nanti saya selentik,” ujarnya.

Namun, adanya tarif parkir yang sama dan pencabutan subsidi bagi ASN itu, dikhawatirkan akan berimbas pada parkir di tempat parkir bagian bawah DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Meskipun begitu, pihaknya menyebut, akan mengatur lebih lanjut mengenai penempatan parkir.

Anies menerangkan, subsidi parkir yang selama ini diterima PNS sebesar Rp68 ribu per bulan juga sudah dihapus, sehingga PNS yang menggunakan kendaraan pribadi harus membayar parkir dengan besaran yang sama seperti umum.

Nantinya Anies akan melakukan pengecekan ke UP Perparkiran perihal implementasi kebijakan di lapangan seperti apa.

Dengan adanya kebijakan itu, paling tidak ASN akan berpikir ulang untuk membawa kendaraan pribadi ke kantor. Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan kebijakan yang lebih komprehensif.

“Nanti akan saya panggil khusus untuk memastikan bahwa tidak bisa parkir di IRTI dengan subsidi. Bukan berarti parkir di DPRD. Itu parkir untuk anggota dewan untuk pegawai dewan. Wartawan naik kendaraan umum, dong,” ujar dia.

Diberitahukan, sebelumnya Anies Baswedan mengatakan, bakal menaikkan tarif parkir kendaraan di IRTI Monas, Jakarta Pusat, per tanggal 1 Januari 2019 mengingat banyaknya pegawai Pemprov DKI Jakarta yang membawa kendaraan pribadi.

Anies ingin para pegawai Pemprov DKI justru menjadi contoh yang baik saat Pemerintah tengah berupaya mengurangi tingkat kemacetan, dengan lebih banyak menggunakan angkutan umum.

“Supaya pegawai Pemprov naik kendaraan umum,” kata Anies beberapa waktu lalu.

Kebijakan ini pun menyebabkan dampak tersendiri di lingkungan sekitar Balai Kota DKI Jakarta. Sebagai contoh, Anies turut menyinggung PNS yang memarkirkan kendaraan di gedung DPRD DKI Jakarta.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, mengatakan, rencananya, pemberlakuan kenaikan tarif parkir pertama di Ibu Kota akan dilakukan di Lapangan IRTI pada awal 2019. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengendara beralih ke transportasi umum.

“Fokus yang pertama ini kita menggunakan lapangan parkir IRTI, Januari 2019 harus terimplementasi. Jadi kita awali parkir di Lapangan IRTI,” kata Sigit saat dihubungi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga
Lihat juga...