hut

Anies Siap Periksa Dugaan Pelanggaran di Kawasan Pantai Utara

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, bakal memeriksa aktivitas di kawasan reklamasi di kawasan Pantai Utara, Jakarta. Pihaknya akan menginstruksikan jajarannya untuk mengecek kebenaran informasi mengenai adanya aktivitas tersebut.

“Kita akan periksa, saya akan instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memeriksa,” kata Anies di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Menurutnya, kawasan reklamasi selama ini terbuka. Namun, jika benar ada kegiatan atau aktivitas, maka harus ada izin terlebih dahulu ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Orang nomor satu itu di Ibu Kota Jakarta itu masih belum memastikan, apakah bangunan dan usaha di kawasan reklamasi Pantai Maju atau Pulau D sudah berizin.

“Lagi mau diperiksa semuanya. Tapi kalau ada yang ada tanpa izin, pasti akan kita berikan sanksi. Nanti kita akan periksa semuanya,” ujarnya.

Anies mengatakan, pulau-pulau yang sudah diganti nama menjadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama memang sudah terbuka untuk umum. Tapi mengenai pelanggaran izin mendirikan bangunan (IMB), Anies belum bisa memastikan.

“Tempat itu sudah dijadikan tempat yang terbuka. Artinya siapa pun bisa masuk. Tapi kalau berkegiatan harus izin dan itu yang akan kita lakukan pengecekan,” sebut Anies.

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan aktivitas restoran di Pulau D reklamasi Teluk Jakarta sudah beroperasi. Anies padahal telah menyegel bangunan di tempat tersebut sejak bulan Juni 2018.

Anies sebelumnya telah mencabut izin 13 proyek reklamasi. Dari 13 pulau tersebut, empat pulau di antaranya tetap dipertahankan lantaran sudah terlanjur menjadi sebuah lahan.

Anies kemudian menyerahkan pengelolaan tiga pulau yakni Pulau C, D, dan G kepada PT Jakpro, salah satu BUMD milik DKI dengan menerbitkan Pergub Nomor 120 Tahun 2018 tentang Penugasan kepada PT Jakpro dalam Pengelolaan Tanah Hasil Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Selain itu, Anies juga sudah mengubah nama pulau reklamasi Pulau C, D, dan G menjadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama.

 

Lihat juga...