Baubau Tuan Rumah Festival Masyarakat Adat Asean

Keraton Yogyakarta - Dok: CDN

KENDARI – Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dipercaya sebagai tuan rumah Festival Keraton Masyarakat Adat ASEAN ke-6. Festival akan digelar 10-14 Juli 2019. Hal itu, sesuai hasil musyawarah masyarakat adat ASEAN di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, Roni Muhtar, menyebut, sebagai langkah awal untuk persiapan, Pemkot Baubau, telah mendata ketersediaan kamar hotel dan penginapan. Sarana tersebut akan menjadi tempat tinggal sementara, para tamu undangan yang hadir. “Berdasarkan catatan kita, kamar hotel dan penginapan di Baubau ini sudah cukup banyak, jumlahnya sekira 400 sampai 500 kamar, katanya, Minggu (27/1/2019).

Menurut Roni, kalaupun jumlah kamar hotel dan penginapan belum dapat mengakomodiasi seluruh tamu undangan yang hadir, pemkot Baubau berencana akan melibatkan masyarakat untuk menyiapkan Homestay. “Kalau kamar hotel kita tidak bisa menampung semua tamu yang hadir, kita akan libatkan masyarakat agar rumahnya bisa jadikan Homestay sementara waktu,” tambahnya.

Pada dasarnya Roni menyebut, Pemkot Baubau optimis, dapat menyelenggarakan acara tingkat ASEAN itu. Pemkot Baubau pernah punya pengalaman sukses menyelenggarakan beberapa kegiatan serupa, baik di level regional, nasional, maupun internasional, seperti menjadi tuan rumah Forum Keraton Nusantara pada 2012.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Pariwisata Kota Baubau, Pemkot Baubau menggelar Rapat Koordinoasi (Rakor), melibatkan beberapa Kementrian, di antaranya Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementrian Pariwisata, serta Kementrian Komunikasi dan Informatika. Kegiatan akan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada event tingkat ASEAN.

Diperkirkan ribuan tamu akan hadir pada pelaksanaan Festival Keraton Masyarakat Adat ASEAN 2019. Para tamu diantaranya perangkat kerajaan yang ada di Thailand, Sri Lanka, Malaysia, Myanmar, termasuk Raja dan Sultan sekira 300-an yang ada di Indonesia. (Ant)

Lihat juga...