Bawaslu Bekasi: LPSDK Tiga Parpol Terindikasi tak Jujur

Editor: Koko Triarko

Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail. -Foto: M Amin

BEKASI – Bawaslu Kota Bekasi, mengindikasikan tiga partai politik (Parpol) dan Caleg peserta Pemilu 2019, tidak jujur dalam memberikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Pasalnya, terdapat tiga parpol, nihil dalam laporan tersebut. Begitu pula LPSDK Pemilihan Presiden (Pilpres) kedua calon, juga nihil.

“Kami menilai ada yang tidak jujur dalam LPSDK. Tiga parpol, dalam laporannya nihil. Apa parpol itu tidak melakukan sosialisasi atau pasang spanduk?” kata Ali Mahyail, Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, menanggapi LPSDK di KPU Kota Bekasi, Sabtu (5/1/2018).

Meskipun ditemukan ada LPSDK nihil, tetapi Bawaslu hanya bisa mengimbau.

Ali mengatakan, LPSDK nihil, nanti ada sanksi karena berbeda dengan laporan penerimaan pengeluaran dana kampanye . Ada sanksi jika ditemukan tidak sesuai dengan kegiatan setelah dilakukan audit tim independen.

Ia juga mempertanyakan, LPSDK  yang paling besar penerimaannya mencapai lebih Rp3,2 miliar. Dari jumlah itu, semua penerimaan transanksi tunai.

“Satu Parpol, LPSDK, mencapai tiga miliar lebih, dengan cara disetor tunai semua, dari anggota atau caleg. Apa tidak ada yang disetor melalui rekening?” tanya Ali.

Melihat LPSDK tersebut, Ali mengaku sudah meminta Bawaslu tingkat Kecamatan dan Kelurahan untuk ekstra dalam melakukan pengawasan di lapangan.

Jika dari parpol yang di LPSDK-nya nihil ditemukan memasang alat peraga kampanye atau kegiatan lainnya yang menggunakan biaya, maka akan menjadi catatan.

Dia berharap, Parpol ke depan lebih jujur dalam laporan dana kampanye, baik pengeluaran atau pun pemasukan sumbangan dana kampanye.

“Hal tersebut akan dilakukan audit independen dari akuntan yang disediakan KPU, sehingga tidak menjadi persoalan setelah selesai Pemilu,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Kota Bekasi, Edwin mengakui LPSDK oleh Parpol peserta Pemilu sudah terlaksana dengan baik. Dari laporan tersebut, diketahui lima parpol yang saldo LPSDK terbesar yakni, PPP Kota Bekasi Rp3,2 miliar, Golkar Rp1,4 miliar, PKB, Rp574 juta, PKS Rp530 juta, PBB, Rp510 juta.

“Parpol yang LPSDK nya, nihil adalah Partai Perindo, Hanura dan PKPI,” tandas Edwin.

Lihat juga...