Bawaslu Bekasi Temukan Tabloid Sudutkan Salah Satu Capres

Editor: Koko Triarko

384

BEKASI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, Jawa Barat, menemukan peredaran ratusan eksamplar tabloid ‘Indonesia Barokah’, tersebar di masjid-masjid di berbagai kecamatan di kota setempat. Tabloid tersebut kontennya mirip dengan Tabloid ‘Obor’ pada Pilpres 2014, lalu, yang menyudutkan salah satu calon presiden.

“Temuan sebenarnya sudah beberapa hari lalu. Tetapi, Bawaslu sebelumnya melakukan korscek di lapangan,” kata Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail, Rabu (23/1/2019).

Dikatakan, setelah dilakukan pengecekan, konten tablodi Barokah kontennya banyak menyudutkan salah satu calon presiden (Capres). Atas hal tersebut, pihaknya meminta Bawaslu tingkat Kecamatan melakukan pengawasan di setiap masjid atau  pesantren, guna meminimalisir peredarannya.

Menurut Ali, pengirimam tabloid berkonten politik tersebut dikirim secara acak dengan menggunakan jasa ojek online ke setiap pengurus masjid yang ada di berbagai lokasi di Kota Bekasi. Sampai saat ini, temuan peredarannya masih sebatas di masjid, belum ditemukan di pesantren.

“Kita temukan di berbagai masjid. Satu masjid mendapat kiriman tiga eksamplar. Seperti di Kecamatan Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Pondokmelati dan lainnya,” terang Ali.

Menurutnya, dari temuan tersebut, Bawaslu melakukan penelusuran terhadap pengirim yang tercantum di dalam alamat. Namun setelah ditemukan, tidak ada alamat yang tertera di bukti pengiriman tersebut.

“Tertera alamatnya jalan Haji Keren Kemen. Setelah didatangi, alamat yang ada jalan Keren Keman,” tandas Ali.

Dan, sesuai keterangan Ketua RT setempat, lanjut Ali, tidak ada satu pun nama yang tertera dalam alamat tersebut yang ada di dalam box redaksi tabloid.

“Menjelang Pilpres nanti, saya kira akan makin banyak lagi, karena Bawaslu juga menemukan adanya selebaran khotbah Jumat untuk mengajak tidak memilih pemimpin gagal,” tukasnya.

Baca Juga
Lihat juga...