BBMKG Jayapura Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Hujan tinggi, ilustrasi -Dok: CDN

JAYAPURA — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura mengimbau kepada warga di kota itu agar mewaspadai banjir dan tanah longsor, karena sudah mulai masuk musim penghujan.

Kepala BBMKG Jayapura Petrus Demonsili di Jayapura, Senin, kepada masyarakat di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor agar lebih waspada karena saat ini telah memasuki musim penghujan dimana frekuensi hujan meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

“Wilayah Jayapura dan sekitarnya telah memasuki musim penghujan sejak akhir bulan Oktober 2018,” ujarnya.

Petrus mengatakan, musim hujan diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Maret 2019. Pada kondisi ini frekuensi kejadian hujan akan meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Dia menjelaskan, dari hasil evaluasi kondisi cuaca menunjukkan adanya belokan angin di wilayah utara Papua, suhu muka laut yang hangat dan kelembaban relatif pada lapisan atas yang cukup basah berkisar antara 70-90 persen mendukung pertumbuhan awan-awan hujan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Untuk tiga hari ke depan, kata dia, diprakirakan kondisi cuaca Jayapura dan sekitarnya secara umum cerah berawan hingga berawan dan adanya potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang dan malam hari.

“Bagi aktivitas pelayaran juga agar lebih berhati-hati karena kondisi tinggi gelombang yang diprakirakan masih cukup tinggi untuk tiga hari ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tinggi gelombang di wilayah perairan Jayapura Sarmi diprakirakan berkisar antara 0,5-2,5 meter untuk 3 hari ke depan. [Ant]

Lihat juga...