Bekasi Menuju Kawasan Berbasis Digital Goverment

Editor: Satmoko Budi Santoso

230

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mencanangkan tema pembangunan di wilayahnya tahun ini, mengangkat tema kota berbasis digital goverment. Hal itu untuk menciptakan sarana dan prasarana yang berbasis teknologi.

“Tema yang diangkat tahun ini adalah peningkatan ketersediaan prasarana dan sarana kota berbasis digital government. Saya rasa sangat pas untuk Kota Bekasi,” ujar Rahmat Effendi, usai membuka Kick Off Meeting Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020, Kamis (3/1/2018).

Rahmat mengaku optimis hal tersebut akan terwujud dengan modal APBD 2019 sebesar Rp6,3 triliun. Dana tersebut tentunya untuk melanjutkan program yang sudah dirancang, sehingga tidak terjadi program mangkrak.

“Dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan, APBD telah kita sepakati bersama oleh eksekutif dan legislatif mencapai sekitar Rp6,3 triliun,” tegasnya.

Rahmat Effendi juga menyebut bahwa prioritas perencanaan pembangunan tahun 2020, akan fokus mengakomodir usulan Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW), program 100 hari kerja, penanganan isu-isu strategis  serta kegiatan lanjutan 2019 yang harus segera terselesaikan.

Dia berharap, ke depan setiap pembangunan harus ada interaksi dengan masyarakat, camat dan lurah , RT dan RW. Sehingga, imbuhnya, semua program yang sudah direncanakan dapat sesuai dengan perencanaan. Tepat sasaran bagi masyarakat sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat Bekasi.

Sebelum rapat dilaksanakan dilakukan penandatanganan surat pernyataan kesanggupan pencapaian target PAD tahun Anggaran 2019 oleh kepala OPD serta seluruh camat se-Kota Bekasi yang disaksikan oleh wali kota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Tujuan dari penandatangan surat pernyataan untuk kesuksesan pembangunan Kota Bekasi. Agar ada peningkatan kinerja demi, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...