Belum Ada Komisioner KPU, Tahapan Pemilu di NTT Tetap Jalan

277

KUPANG – Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ulbadus Gogi, mengatakan, tahapan pemilu di daerah itu tetap berjalan seperti biasa, walaupun belum ada komisioner KPU setempat.

“Tahapan pemilu tetap berjalan. Logistik pemilu yang masih kurang misalnya, kita lengkapi,” katanya di Kupang, Senin, terkait belum ditetapkannya komisioner KPU NTT dan dampaknya terhadap tahapan pemilu di daerah itu.

Dia mengatakan, sekretariat KPU tetap melaksanakan tugas sosialisasi kepada para pemilih sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

“Artinya, semua tahapan pemilu tetap berjalan seperti biasa, kecuali ada keputusan-keputusan penting yang harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan KPU RI,” katanya.

Secara terpisah, Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga, Bawaslu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jemris Fointuna, mengharapkan, komisioner KPU NTT segera ditetapkan, sehingga tidak mengganggu tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Keterlambatan penetapan komisioner KPU NTT, tentu mengganggu tahapan Pemilu, karena semua keputusan yang berhubungan dengan tahapan pelaksanaan Pemilu harus diambil melalui rapat pleno bersama KPU,” katanya.

Dia mengatakan, untuk urusan surat menyurat, KPU NTT harus berkonsultasi dan membutuhkan tanda tangan KPU Pusat.

“Contohnya, surat kami dari beberapa waktu lalu sampai sekarang belum dibalas KPU NTT, karena mereka harus berkonsultasi ke Jakarta,” katanya.

Dia menambahkan, meskipun dalam peraturan KPU RI Nomor 7 tahun 2028 tentang Seleksi Calon Anggota KPU provinsi dan kabupaten/kota terkait waktu pelantikan diatur dalam jangka waktu 60 hari kerja setelah terima dari Timsel.

Namun pelantikan dipercepat akan jauh lebih bagus. Apalagi masa jabatan anggota KPU kabupaten/kota akan berakhir awal Februari 2019. (Ant)

Lihat juga...