Berwisata Sambil Nikmati Durian Bhineka Bawor

Editor: Mahadeva

951

BANYUMAS – Akhir pekan, saatnya mengisi waktu santai. Di musim durian seperti sekarang ini, berwisata ke kebun durian yang berada di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas bisa menjadi pilihan mengisi libur akhir pekan.

Selain menikmati sejuknya udara pedesaan, pengunjung juga disuguhi ratusan pohon durian, dan bebas memilih sendiri untuk dipetik dan dinikmati. Memasuki kawasan kios durian milik Sarno, pengunjung disambut dengan pemandangan tumpukan durian. Ada yang memilih untuk langsung masuk kios dan membelah durian, kemudian dinikmati di gazebo-gazebo yang telah disediakan.

Namun, ada juga yang memilih untuk berjalan-jalan keliling kebun durian terlebih dahulu, sambil memilih durian langsung dari pohonnya. Pengunjung datang ke kios tersebut karena ingin menikmati Durian Bhineka Bawor. Durian tersebut merupakan hasil kreasi Sarno yang telah menjadi durian khas Kemranjen.

Sarno, perintis Durian Bhineka Bawor di Desa Alasmalang,Kecamatan Kemranjen. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Sarno, mengawinkan 35 jenis durian lokal, beberapa di antaranya merupakan jenis unggulan. Ada dua pohon indukan dari 35 jenis pohon durian tersebut, yang masih dipertahankan sampai sekarang. ʺIndukan pohon durian tersebut sudah menghasilkan puluhan ribu bibit pohon durian Bhineka Bawor. Karena selain menjual durian, kita juga menjual bibit pohon durian, mulai dari yang masih kecil hingga yang sudah jadi,ʺ jelas Sarno, Minggu (27/1/2019).

Harga pohon durian bervariasi, untuk bibit pohon yang masih kecil dijual Rp50 ribu. Tntuk yang sudah tinggi dijual Rp3 juta  hingga Rp5 juta per pohon. Penjualan bibit durian dalam sebulan terakhir meningkat. Sebagian pengunjung yang datang untuk menikmati durian, banyak yang pulang dengan membeli pohon durian. ʺTak hanya buahnya, pohon durian juga banyak yang beli. Rata-rata mereka beli pohon yang sudah agak besar, istilahnya yang sudah jadi, sehingga tinggal membesarkan saja,ʺ terangnya.

Pohon durian yang berderet dengan buah bergelantungan di atasnya, menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung untuk datang ke kios durian di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Durian perkawinan 35 pohon hasil rintisan Sarno, sudah banyak dikenal orang.  Setiap harinya ada puluhan pengunjung yang datang untuk menikmati Durian Bhineka Bawor. Tidak hanya dari Banyumas, mereka juga dari luar kota seperti Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Bogor dan kota lainnya.

Untuk pelanggan dari luar kota, biasa datang setelah memesan terlebih dahulu. Hal itu, untuk memastikan bisa mendapat durian dalam jumlah yang diinginkan. Ada sebagian yang membeli durian bukan untuk dikonsumsi, tetapi juga untuk dijual kembali.

Dalam satu tahun, kebun durian Sarno bisa panen hingga tiga kali. Satu kali panen bisa menghasilkan 20 ton durian. Pengunjung dimanjakan dengan deretan pohon durian yang menyejukan mata, dengan buah durian bergelantungan di atasnya.

Baca Juga
Lihat juga...