BMKG Merauke Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi

257
Ilustrasi Gelombang - DOK CDN

JAYAPURA — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mopah Merauke, Provinsi Papua, mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan Papua bagian selatan dengan potensi gelombang 1,25 – 2,5 meter berlaku sejak 29 Januari hingga 3 Februari 2019.

Kepala Stasiun Meteorologi Mopah Merauke Rio Marthadi melalui catatan tertulisnya yang diterima di Jayapura, Senin (28/1/2019), menjelaskan terdapat pola tekanan rendah 1002 hPa di Utara Australia yang bergerak ke arah Timur dan tekanan udara tinggi 1032 hPa di Benua Asia.

Rio mengatakan, adanya perbedaan tekanan udara yang cukup tinggi ini menyebabkan massa udara bergerak dari Belahan Bumi Utara menuju Belahan Bumi Selatan, dan kondisi ini masih berpotensi meningkatkan kecepatan angin hingga awal Februari 2019.

Pada umumnya, kata Rio, arah angin di wilayah Papua bagian Selatan bergerak dari Barat – Utara dengan kecepatan 10 – 20 knot. Kecepatan angin maksimum di laut dapat mencapai 30 knot. Kondisi ini dapat meningkatkan tinggi gelombang di Papua Bagian Selatan.

“Potensi gelombang 1,25 – 2,5 meter (menengah) berpeluang terjadi di wilayah perairan Amamapere-Agats dan perairan Merauke. Potensi gelombang 2,25 – 2,5 meter (tinggi) di perairan Yos Sudarso dan laut Arafuru bagian timur,” ujarnya. Lanjut dia, pihaknya menyarankan dan berharap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran terutama perahu nelayan.

Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, Kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, Kapal Ferry.

Selanjutnya, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

“Diimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang baik di darat maupun di laut,” tambah Rio Marthadi. [Ant]

Lihat juga...