Botok Telur Asin yang Menghangatkan

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kekayaan kuliner tradisional  sangat beragam, dengan bahan mudah diperoleh, berkat kekayaan sumber daya alam di Indonesia. Salah satu kuliner tradisional yang masih lestari, yaitu Botok.

Botok umumnya dibuat dengan bahan dasar parutan kelapa dan bumbu. Campuran bahan utama, biasanya teri, lamtoro, daun kemangi, ikan asin serta bahan lain sesuai selera.

Suyatinah (56) pembuat Botok, mengatakan, salah satu jenis Botok yang kerap dibuatnya adalah Botok Telur Asin, yang merupakan makanan khas Demak, Jawa Tengah, yang dikenalkan oleh warga yang kini menetap di Lampung Selatan.

Bahan pembuatan Botok berupa telur asin, tahu serta sejumlah bumbu lainnya -Foto: Henk Widi

Ia mengaku awalnya belajar cara membuat Botok Telur Asin dari salah satu kerabat yang tinggal di kecamatan Sragi, Lampung Selatan, sebagai sentra penghasil Telur Asin dari telur Bebek. Proses pembuatan Botok Telur Asin, pada dasarnya sama dengan pembuatan Botok lainnya.

“Proses pembuatan mudah, karena hanya berbeda penggunaan bahan baku, bumbu serta bahan lain, sesuai variasi atau selera,” terang Suyatinah, Sabtu (12/1/2019).

Berbeda dengan Botok jenis lain, bahan utama pembuatan Botok Telur Asin diberi tambahan Tahu Putih. Semua jenis bahan tersebut mudah diperoleh dari tukang sayur keliling yang melintas sejak pagi.

Selain bahan utama Telur Asin, tahu putih, bahan lain yang harus disiapkan berupa bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, penyedap rasa, garam, gula pasir, kemangi. Kelapa parut yang dipilih dari jenis kelapa setengah tua sebagai campuran.

Setelah bahan utama siap, telur asin yang masih memiliki cangkang dikupas, lalu dibelah sesuai kebutuhan. Telur asin bisa dibelah menjadi dua atau empat bagian, menyesuaikan porsi yang akan dibuat.

Bahan baku tahu putih yang sudah siap, selanjutnya dibelah kecil-kecil atau diremas-remas agar mudah dicampur dengan bahan lain. Selanjutnya beberapa jenis bumbu yang disediakan, berupa bawang merah, bawang putih, cabai merah, garam dan gula pasir dihaluskan.

Sebagian bahan bumbu dibiarkan dalam kondisi utuh, berupa cabai rawit dan kemangi.

“Setelah semua bahan siap, ambil daun pisang lalu beri selembar daun salam, daun kemangi, lalu telur asin, tahu, parutan kelapa serta bumbu dibungkus,” papar Suyatinah.

Suyatinah saat membuat Botok -Foto: Henk Widi

Pembungkusan bahan Botok dengan bungkus pisang, kata Suyatinah, menjadi salah satu cara, agar aroma Botok lebih khas. Bahan daun pisang serta sejumlah bahan lain diperoleh dari kebun.

Setelah dikukus pada dandang khusus selama kurang lebih 30 menit, Botok sudah bisa diangkat, ditandai dengan matangnya parutan kelapa, tahu serta layunya daun pisang pembungkus. Botok Telur Asin siap disajikan ditemani dengan nasi hangat untuk sarapan.

Suyatinah menyebut, Botok Telur Asin bisa dijadikan lauk, tetapi banyak anggota keluarga menyantapnya tanpa nasi. Botok Telur Asin yang dibuat, bahkan bisa awet selama satu hari penuh dan bisa dipanaskan saat akan disantap.

Selain sebagai menu sarapan, Botok Telur Asin kerap dijadikan bekal saat bekerja di sawah atau kebun. Rasa khas telur asin dan tambahan cabai rawit yang dibiarkan utuh, akan menjadi sensasi tersendiri saat menikmatinya.

Menurut Suyatinah, Botok Telur Asin juga memiliki khasiat untuk daya tahan tubuh. Pasalnya, tambahan beberapa bumbu seperti cabai merah, cabai rawit, bawang putih dan lengkuas menjadi penghangat tubuh.

Saat musim penghujan, menu Botok Telur Asin kerap dibuat agar memberi daya tahan tubuh, saat kondisi cuaca tidak mendukung. Botok Telur Asin juga cocok disantap saat malam hari, dalam kondisi dingin dengan bumbu di dalamnya sebagai sumber penghangat tubuh.

Ezra, salah satu cucu Suyatinah yang menikmati menu Botok Telur Asin, mengaku menyukai menu tersebut. Rasa gurih pada telur asin dipadukan dengan bumbu-bumbu lain, kerap disantap dengan nasi hangat. Botok Telur Asin juga bisa digunakan sebagai menu sarapan.

Saat berangkat sekolah, ia mengaku kerap membawa Botok sebagai lauk untuk bekal makan siang. Bekal Botok Telur Asin kerap dibawa pada saat jam pelajaran olah raga, sehingga bisa menjadi menu menyehatkan tanpa harus jajan di sekolah.

Lihat juga...