hut

Dana BOS 2019 Sultra, Naik Menjadi Rp680,487 Miliar

Ilustrasi - Dok. Kemdikbud

KENDARI – Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMU/SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di 2019, mencapai Rp680,487 miliar. Jumlahnya mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, yang hanya Rp600 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tengggara (Sultra), Asrun Lio, mengatakan, alokasi dana BOS itu meliputi, untuk anggaran yang dialokasikan melalui RKA Dikbud Provinsi (SMA/SMK dan SLB) negeri senilai Rp180,593 miliar.

Melalui RKA BPKAD (SD/SMP dan SMA/SMK dan SLB) swasta senilai Rp499,893 miliar. “Proses penyaluran dana BOS di 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yang membedakan, adalah uraiannya, yakni ada yang dinamakan dana BOS Reguler, dana BOS Afirmasi dan dana BOS Kinerja,” jelasnya, Kamis (10/1/2019).

Asrun merinci, pengertian dana BOS reguler adalah, yang memang dikucurkan rutin setiap tahun. Dana diberikan sesuai jumlah sekolah dan siswa penerima. Sedangkan dana BOS Afirmasi adalah, program yang diperuntukkan bagi siswa yang khusus berada di wilayah terluar, terpencil dan tertinggal (3T). Sementara program dana BOS melalui Kinerja adalah, pemerintah pusat memberi bantuan kepada beberapa sekolah, yang dinilai tertib administrasi, tepat sasaran dan tidak ada laporan terkait adanya penyalahgunaan anggaran.

Menurut Dosen FKIP Universitas Haluoleo (UHO) Kendari itu, realisasi penyaluran dana BOS tahun ini, diperkirakan akan berlangsung mulai minggu ketiga Januari. Setiap sekolah, diminta segera memasukkan RKA, agar proses pencairan ke rekening sekolah tidak mengalami keterlambatan. “Yang pasti bahwa seluruh alokasi dana BOS itu tidak melalui Dikbud provinsi tetapi langsung masuk ke rekening sekolah masing-masing,” pungkas Asrun. (Ant)

Lihat juga...