Di Jayapura, Harga Ikan Segar Tembus Rp200 Ribu per-Ekor

Ilustrasi -Dok: CDN

JAYAPURA – Harga ikan segar seperti tuna berukuran sedang, yang dulunya dijual Rp30 ribu per-ekor di Pasar Yotefa, Abepura Kota Jayapura, Papua. Saat ini, harganya naik drastis mencapai Rp200 ribu per-ekor.

Reski, salah salah satu pembeli ikan di Pasar Yotefa, Jayapura mengatakan, harga ikan di pasar Yotefa sangat mahal. “Selain tuna, harga ikan cakalang juga naik tajam. Yang berukuran kecil Rp50.000 sementara yang berukuran sedang Rp100.000 per-ekor,” ujarnya.

Harga mahal juga berlaku untuk ikan segar yang sudah dipotong. Satu potong ikan segar dijual dengan harga Rp30.000 per-potong. Ikan kombong yang dijual per tumpuk, satu tumpuk kecil berisi lima ekor dijual Rp30.000. Sedangkan yang berukuran agak besar, per tumpuk dengan empat ekor ikan, dijual Rp50.000. Ikan kakap merah, atau biasa dikenal dengan sebutan ikan batu, perekor untuk ukuran sedang, dijual Rp200.000 per-ekor.

Amir, salah satu pedagang ikan di Pasar Yotefa menyebut, harga ikan yang dipatok agak mahal. Hal itu dikarenakan, cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang laut, menyebabkan ikan sulit di dapat. “Karena angin dan gelombang maka nelayan juga susah mencari ikan, sehingga stok terbatas dan harganya pun melonjak,” tandasnya.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, mengeluarkan peringatan badai atau cuaca buruk yang berlaku hingga Kamis (10/1/2019). Hal itu membuat nelayan memilih waspada saat melaut. Waspada tinggi gelombang mencapai 2,5-3,0 meter berpeluang terjadi di perairan Samudera Pasifik Utara Jayapura, Perairan Biak dan Peraturan Jayapura-Sarmi. (Ant)

Lihat juga...