Dikpora: 30 SMP di Kulonprogo Masih “Numpang” UNBK

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

229
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dikpora Kulonprogo, Jujur Santos. Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA — Dinas Pendidikan dan Pemuda (Dikpora) Kabupaten Kulonprogo menargetkan semua sekolah tingkat SMP mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri di sekolah masing-masing pada 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dikpora Kulonprogo, Jujur Santoso, kepada Cendananews, Kamis (24/01/2019).

Jujur mengatakan hingga saat ini semua sekolah tingkat SMP di Kulonprogo memang sudah seluruhnya melaksanakan UNBK. Hanya saja sebagian sekolah masih ada yang digabung atau melakukan ujian di sekolah lain baik SMP, SMA maupun SMK.

“Dari total 78 sekolah, ada sebanyak 30 sekolah yang masih (melaksanakan UNBK) di sekolah lain. Dua di antaranya adalah sekolah negeri,” ujarnya.

Menurut Jujur, hal tersebut dikarenakan masih adanya sekolah yang belum memenuhi syarat untuk menggelar secara mandiri. Yakni memiliki sarana prasarana berupa komputer sebanyak 1/3 dari total jumlah keseluruhan murid.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana komputer di semua sekolah. Tiap tahun pihaknya melakukan pengadaan berupa komputer. Baik itu menggunakan anggaran pusat maupun daerah.

“Targetnya tahun 2020 semua sekolah sudah mampu menggelar UNBK mandiri,” katanya.

Tidak hanya meliputi empat mata pelajaran saja, UBK nantinya juga diharapkan bisa dilakukan untuk ujian di tingkat sekolah. Baik itu ujian sekolah atau bahkan ujian akhir semester dan ujian akhir tahun.

“Ujian berbasis komputer ini jelas lebih hemat biaya. Karena tidak perlu cetak soal, tidak butuh koreksi manual, tidak butuh ongkos distribusi soal. Serta juga meminimalisir kecurangan. Sehingga memberikan kepercayaan, baik pada sekolah maupun siswa itu sendiri,” katanya.

Pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMP sederajat pada tahun 2019 ini dikatakan Jujur, akan dilaksanakan pada 22-25 April 2019 mendatang.

“Jadi tidak mundur atau maju. Karena jadwalnya sudah jelas. Kalau sekolah ramai bilang jadwalnya berubah-ubah itu karena mereka hanya salah mendapatkan info saja,” ungkapnya.

Lihat juga...