Dishub Sikka Perlu Atur Lalu Lintas Truk Kontainer

Editor: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Perhubungan perlu melakukan penataan jalur jalan dan jam bagi truk pengangkut kontainer yang melintas agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

“Pemerintah harus atur kapan kontainer melintas sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. Kalau di kota-kota besar biasanya truk kontainer diatur lalu lintasnya lewat jalur mana dan kapan boleh melintas,” sebut Bernadus Kosi, warga Maumere, Kamis (3/1/2019).

Akibat tidak ada pengaturan, kata Nadus, sapaannya, banyak truk kontainer yang melintas di jalur-jalur padat termasuk di pertokoan saat siang hari. Selain menyebabkan kemacetan, juga dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Kalau tidak diatur kejadian seperti saat ini, truk kontainer hampir saja menyebabkan pengunjung pertokoan meninggal dunia. Untung saja suasana sedang sepi dan tidak banyak kendaraan yang diparkir di pinggir jalan,” ungkapnya.

Nadus juga menyesalkan, tidak adanya petugas dari Dinas Perhubungan yang datang ke lokasi kejadian kecelakaan guna melihat langsung dampak dari truk kontainer yang melintas saat siang hari, dan menabrak pintu masuk toko.

“Dari tadi siang tidak ada petugas dari Dinas Perhubungan yang datang melihat kejadian ini. Polisi pun datang sebentar dan mengecek lalu pergi meninggalkan lokasi. Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi permasalahan ini,” tegasnya.

John, sopir truk kontainer yang ditemui Cendana News di lokasi pertokoan menyebutkan, saat melintas dari jembatan di arah timur dan melewati jalan menurun, dirinya menginjak rem namun rem blong. Truk mengangkut kontainer ukuran 20 feet pun diarahkan ke toko yang sedang sepi pembeli.

John (kiri) sopir truk kontainer yang menabrak toko akibat rem tidak berfungsi. Foto: Ebed de Rosary

“Saya berkali-kali menginjak rem namun tidak berfungsi sehingga truk saya arahkan ke sebuah toko. Saya bersyukur saat itu pertokoan sedang sepi dan tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Suaib, salah seorang warga Kabupaten Ende yang berada persis di depan toko tersebut mengaku kaget, saat truk kontainer berlari ke arah depan toko. Dirinya saat itu berada persis di depan toko tersebut dan saat teruk melintas ke depan toko dirinya langsung berlari ke arah selatan toko.

“Untung saja saya menghindar kalau tidak truk tersebut pasti menabrak saya. Tadi cuma saya dan seorang perempuan lain yang sedang berada di depan toko setelah berbelanja. Truk itu lari kencang dan tabrak pintu toko persis di tempat saya berdiri. Alhamdulilah, saya bisa selamat,” tuturnya.

Truk kontainer L 9437 VW merek Hyno tersebut, menurut saksi mata, saat melintasi jalan setelah menurun dari jembatan di arah barat perempatan jalan Don Thomas dan jalan Cakalang dalam kecepatan sedang. Saat kejadian tidak banyak masyarakat yang sedang melintas di depan toko Irama dan toko Agung.

Biasanya, areal pertokoan selalu dipadati kendaraan roda dua yang parkir di samping badan jalan, namun saat kejadian tidak ada sepeda motor dan mobil yang diparkir. Truk berjalan melewati drainase dan berhenti setelah menabrak terali besi pintu pagar toko.

Hingga sore hari, truk kontainer berisi biskuit tersebut masih berada di lokasi kejadian. Pemilik truk sedang berusaha menarik kendaraan yang ban depannya tertanam di dalam drainase. Akibat kejadian ini perempatan jalan di pertokoan mengalami kemacetan sejak sore hingga malam.

Lihat juga...