Festival Durian untuk Dongkrak Agrowisata Madiun

211
Ilustrasi Buah Durian - DOK CDN

MADIUN – Kecamatan Dagangan, Madiun, menggelar festival durian. Kegiatan yang digelar di kawasan kebun durian Bukit Setepong, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ditargetkan dapat mendongkrak potensi agrowisata buah tropis.

“Kita punya potensi durian. Di Dagangan ini, prioritasnya dan titik wisatanya. Kegiatan ini untuk mengenalkan masyarakat luar, bahwa Kabupaten Madiun juga memiliki potensi yang tak kalah dengan daerah lainnya,” ujar Bupati Madiun, Ahmad Dawami, di sela Festival Durian, Sabtu (26/1/2019).

Festival durian, sudah digelar selama dua tahun terakhir. Penyelenggaraanya diklaim sukses, karena terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk menikmati durian. Bukan hanya warga Kabupaten Madiun yang datang, namun juga daerah lain di sekitarnya seperti Kota Madiun, Ngawi, dan Ponorogo.

Selain mengenalkan potensi agrowisata Kabupaten Madiun, festival tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan nilai jual durian sehingga menguntungkan para petaninya. “Di festival ini, tidak hanya dijual buah duriannya saja, namun juga produk olahannya. Jadi durian bisa diolah menjadi produk makanan lain, seperti kue, piza, dan sebagainya. Harapannya, saat panen raya, harga yang biasanya jatuh bisa bertahan,” tandasnya.

Festival durian, akan menjadi agenda tahunan pariwisata Kabupaten Madiun. Sehingga harapan dapat mendongkrak perekonomian warga desa setempat dan Kabuaten Madiun secara keseluruhan bisa terealisasi. “Setelah ini akan dilakukan evaluasi. Yang kurang-kurang akan diperbaiki agar ke depan lebih baik lagi. Pemkab sudah komitmen, semua OPD akan mendukung dan konsen ke Kecamatan Dagangan atas potensi ini,” tambahnya.

Camat Dagangan, Syahrowi, mengatakan, lebih dari 6.000 butir durian disediakan paintia dalam kegiatan tersebut. Semuanya merupakan hasil dari petani durian setempat. “Rencana yang disediakan 6.000 butir durian. Namun nyatanya bisa lebih, karena setiap habis, petani ambil dan nambah stok lagi. Pengunjung sangat antusias dengan kegiatan ini,” kata Syahrowi.

Terdapat 30 stan petani durian, yang disediakan di ajang tersebut. Adapun, harga yang ditawarkan mulai Rp30.000 sampai Rp80.000 per butir durian. Sedangkan untuk durian jenis raja dan kawuk dijual per kilogram. Selain itu, juga terdapat stan makan durian sepuasnya hanya dengan membayar Rp100.000, serta stan produk olahan makanan berbahan durian. Semua stan terlihat dikerumuni pengunjung selama kegiatan tersebut berlangsung. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...